El Nino Menguat, Peneliti AS Prediksi 2024 Jadi Tahun Terpanas

Jumat, 09 Juni 2023 | 13:50:34 WIB
Ilustrasi/net

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memperingatkan adanya ancaman El Nino di Indonesia.

Berdasarkan hasil pengamatan, Dwikorita mengatakan, pengamatan indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) berdasarkan skala mingguan per 4 Juni 2023 menunjukkan suhu muka laut di wilayah Nino 3,4 terus meningkat.

"(El Nino) diprediksi akan berlangsung dengan intensitas awalnya lemah sekitar bulan Juni kemudian setelah Juni diprediksi menguat hingga moderat," tuturnya, dikutip dari Kompas.com (6/6/2023).

Di saat yang sama, gangguan iklim lainnya juga diprediksi akan terjadi pada Juni 2023, yaitu Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Prediksi peneliti AS
Ancaman El Nino tidak hanya menghantui Indonesia, tetapi juga beberapa negara di belahan Bumi lainnya.

Ilmuwan Amerika Serikat (AS) memperkirakan bahwa El Nino bisa mengakibatkan 2024 menjadi tahun terpanas.

Dilansir dari BBC, para ilmuwan khawatir hal itu akan mendorong dunia melewati tonggak penting peningkatan pemanasan hingga 1,5 derajat Celsius.

Selama berbulan-bulan, para peneliti semakin yakin bahwa fenomena El Nino akan muncul di Samudra Pasifik.

"Ini meningkat sekarang, ada tanda-tanda dalam prediksi kami selama beberapa bulan, tetapi tampaknya akan mencapai puncaknya pada akhir tahun ini dalam hal intensitasnya," kata Adam Scaife, kepala prediksi jarak jauh di Met Office Inggris.

"Rekor baru untuk suhu global tahun depan pasti masuk akal. Itu tergantung seberapa besar El Nino terjadi. El Nino besar di akhir tahun ini, memberi peluang besar bahwa kita akan memiliki rekor baru, suhu global pada tahun 2024," lanjutnya.(R02)

Sumber Berita: kompas.com

Terkini