PEMBELI MEMBELUDAK! Ribuan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Disketapang Pekanbaru-Bapanas

Senin, 26 Juni 2023 | 13:59:00 WIB
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun dan Sekdako Indr Pomi Nasution, Ketua TP PKK Pekanbaru Raja Rilla Mustafa dan Kadis Ketapang El Syabrina foto bersama warga disela peninjauan lokasi GPM.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Bank Indonesia dan BUMN food.id di Jalan Cut Nyak Dhien Pekanbaru, Senin (26/6/2023) diserbu warga.

Tak sampai satu jam semenjak aktivitas penjualan pangan dengan harga murah tersebut dimulai, seluruh komoditas yang diperjual belikan kepada masyarakat langsung ludes di beli warga.

Dari pantauan riausky.com di lapangan, ribuan warga sudah mengantre di belasan stand yang disediakan oleh Disketapang Pekanbaru semenjak pagi hari.

Mereka yang umumnya adalah kaum ibu sungguh antusias menantikan dimulainya sesi pasar murah.

Sebagaimana diketahui, dalam proses berjalan, pemerintah melalui Bapanas,  Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Menko Perekonomian, Bank Indoenesia serta pemerintah daerah di 300-an kabupaten kota juga provinsi melakukan Launching secara daring  terhadap kegiatan pasar murah serentak nasional yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun meninjau kegiatan GPM dan menanyakan tentang harga komoditas kepada petugas dan warga.

Begitu Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun melakukan peninjauan kegiatan pasar murah, warga pun langsung memburu kebutuhan pangan keluarga yang tersedia.

Ada sejumlah komoditas pangan yang disediakan dalam GPM kali ini. Mulai dari beras, gula, minyak goreng, ayam dan bebek beku, nugget, telur.

Seluruh komoditas yang jumlahnya mencapai 10 ton lebih itu hnya dalam hitungan menit habis diburu masyarakat.

Umumnya masyarakat merasa sangat beruntung bisa berbelanja di GPM ini.

''Iyalah, kami beli beras hanya Rp40.000, gula Rp12.000, minyak goreng Minyakita Rp12.000, telur Rp45.000. Di pasar mana ada harga yang semurah ini?'' ungkap Ana, salah seorang warga yang ikut di barisan  antrean.

''Bahkan, untuk ayam beku, per kilogramnya hanya dijual Rp30.000.Harga ayam sekarang mahal Pak...,'' ungkap dia.

Harga yang diberikan dalam GPM serentak Nasional di Jalan Cut Nyak Dhien Pekanbaru ini memang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Dijelaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru, Ir.Hj El Syabrina MP, Pemerintah memberikan subsidi terhadap harga seluruh komoditas yang diperjual belikan.

''Jadi subsidinya itu bukan kita memangkas harga. Tapi dalam kegiatan ini kita dibantu oleh Bank Indonesia. Nah, bantuan itu yang kita alokasikan untuk memberi subdisi harga.

Untuk telur di luar kan Rp55.000, kita menjual hanya Rp45.000 per papan.

Selain itu, untuk beras, jelas El Syabrina yang saat itu juga didampingi Sekretaris Dinas, Adi Lesmana S.Hut serta seluruh jajaran kepala bidang, harganya disubsidi cukup besar.

Untuk beras SPHP karung 5 kilogram, biasanya harga yang dipasarkan Rp55.000. Namun, dalam iven ini kita jual seharga Rp40.000, atau berkurang nyaris Rp15.000 dari harga pasar.

Begitu pun untuk minyak goreng dan gula, dari pantauan dijual hanya Rp12.000 per kemasan 1 kilogram.

Untuk GPM kali ini, jumlah pembelian maksimal dibatasi.

Langkah ini guna memastikan alokasi yang tersedia bisa terdistribusi dengan baik dan tidak terjadi penumpukan.

Mayoritas warga yang ditemui mengharapkan kegiatan ini bisa terlaksana lebih sering, mengingat harga beberapa komoditas yang sangat membantu warga.

''Sering-seringlah Pak Wali Kota membuat kegiatan ini. Kami senang bisa berbelanja dengan harga yang seperti ini. Dalam situasi ekonomi saat ini, kegiatan GPM membantu untuk mendukung daya beli masyarakat.(R03)

(R02)

 

Terkini