DUMAI (RIAUSKY.COM) - Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Dit. P4K) menaja kegiatan Bimbingan Teknis II Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2023. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Wilker Dumai, dan Bank Sampah Dumai Jaya Plastik.
Kegiatan yang berlokasi di Politeknik Kelautan dan Perikanan Kota Dumai ini dihadiri langsung oleh Muhammad Yusuf, S.Hut., M.Si, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (P4K) dan Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si.
Selain itu, turut hadir tamu undangan dari berbagai instansi antara lain Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Kepala Dinas Perikanan Kota Dumai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Kepala UPT Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Kepala Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pekanbaru, Kepala Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilker PSDKP Dumai, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan kelas I Pekanbaru, Kepala SUPM Dumai, Kepala UPT PPI Dumai, Camat Dumai Barat, Lurah Purnama, Babinkamtibnas Kelurahan Purnama, Babinsa Kelurahan Purnama, Kepala Laboratorium PMHP Dumai dan Kwartir Daerah Pramuka Provinsi Riau
Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) Tahun 2023 ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya implementasi strategi Ekonomi Biru untuk menjaga ekologi dan kesehatan laut.
Sebagai kementerian yang diamanahi untuk pengentasan sampah laut, kegiatan Gernas BCL ini diharap bisa menjawab Perpres 83 tahun 2018 terkait penanggungjawab pelaksanaan Gerakan nasional bersih pantai dan laut, dan Kepmenkomarves No. 69 tahun 2019 tentang Tim Pelaksana Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut.
Gernas BCL dalam pelaksanaannya melibatkan nelayan sebagai aktor utama yang berpartisipasi melaut sambil mengambil sampah laut selama tiga bulan penuh dimulai awal Bulan Juli hingga September 2023 yang dilaksanakan secara serentak di 18 kabupaten/kota se-Indonesia.
Di Dumai sendiri diikuti oleh 75 nelayan sebagai peserta yang berasal dari berbagai kelompok, antara lain; Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batu Karang, KUB Camar Laut, KUB Hiu Mas, KUB Kuda Laut, KUB Lomek, KUB Mekar Jaya, KUB Nelayan Purnama, KUB Nelayan TPI, KUB Sampan Dayung, dan KUB Senangin. Sebelumnya dalam rangkaian pelaksanaaan kegiatan, sudah terlebih dahulu dilakukan sosialisasi dan pembukaan kegiatan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut Tahun 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2023. Kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) I yang dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2023.
Bimbingan Teknis II Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2023 ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan lomba mancing yang dilaksanakan di perairan Purnama yang mana diresmikan langsung oleh Gubernur Riau. Selepas membuka lomba mancing, Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si didampingi oleh Muhammad Yusuf, S.Hut., M.Si, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (P4K), Tengku Fauzan Tambusai, S.Stp, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau beserta jajaran, serta beberapa instansi lain melakukan aksi pengambilan sampah menggunakan kapal Kurau 01 di perairan Purnama.
Setelah melaksanakan pembersihan perairan dari sampah plastik di sekitaran perairan Purnama, Gubernur Riau beserta rombongan beranjak ke Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Dumai untuk mengikuti kegiatan Bimtek II Gernas BCL 2023.
Sesampai di Poltek KP, Gubernur Riau beserta rombongan disambut oleh tim Bank Sampah Dumai Jaya Plastik yang didampingi penyuluh perikanan yang tengah melakukan penimbangan sampah hasil tangkapan masyarakat selama dua minggu terakhir. Tercatat dari kegiatan penimbangan yang dilaksanakan dari tanggal 10 s.d 12 Agustus 2023, jumlah sampah yang terkumpul adalah sebanyak 2.254 kg. Dengan demikian, total sampah yang sudah terkumpul adalah sejumlah 3.839 kg sejak sosialisasi dan pembukaan pada tanggal 6 Juli 2023.
Muhammad Yusuf, S.Hut, M.Si selaku Direktur P4K menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya dan mengapresiasi Provinsi Riau selaku salah satu penerima program Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2023 dari total 18 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Yusuf juga menyampaikan bahwa ancaman sampah plastik di laut sudah sangat mengkhawatirkan, dan kebanyakan sudah terurai menjadi mikroplastik yang mengancam kesehatan. Untuk itu, melalui kegiatan ini diharapkan muncul kesadaran dari masyarakat untuk lebih peduli terhadap pembatasan penggunaan plastik agar tidak menjadi sampah yang mengancam keberlangsungan organisme di perairan. Ia juga mengutip sebuah hadist yang mana segala kebaikan, sekecil apapun, akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Kemudian ia menutup dengan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni semata dan dapat berlanjut hingga nanti.
Menanggapi pernyataan Yusuf, Syamsuar selaku Gubernur Riau berharap bahwa kesinambungan program ini dapat terlaksana dan koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dapat terjalin lebih baik lagi. Bahkan Syamsuar menegaskan bahwa selaku gubernur, ia juga merupakan perwakilan dari Pemerintah Pusat di daerah yang bertugas untuk menyukseskan pelaksanaan program-program pemerintah.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian apresiasi dari Gubernur Riau kepada mitra off taker yang terdiri dari Bank Sampah Dumai Jaya Plastik, beserta beberapa perusahaan yang turut serta mendukung program BCL dengan pemberian bantuan CSR kepada nelayan peserta kegiatan. Adapun perusahaan yang terlibat adalah: PT. Pacific Indopalm Industries, PT. Intibenua Perkasatama, PT. Wilmar Nabati Indonesia, PT. Agro Murni, PT. Pertamina Hulu Rokan di Rumbai, PT. Adhitya Serayakorita, PT. Apical Group, PT. Semen Padang, PT. Energi Unggul Persada, PT. Kilang Pertamina International.
Selanjutnya, penyampaian bantuan dari mitra kepada nelayan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Riau didampingi oleh Direktur P4K, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Kadis Perikanan Dumai. Adapun bantuan yang diberikan antara lain paket sembako, minyak goreng, life jacket, dan karung goni. Bantuan ini berasal dari mitra-mitra off taker yang juga turut mendampingi. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama. (*)