Diguyur Hujan Lebat dan Kabut Asap, Kantor Pemko di Tenayan Nyaris Hilang

Senin, 09 Oktober 2023 | 16:51:39 WIB
Penampakan gedung kantor Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya nyaris tak terlihat di tengah kabut asap dan hujan lebat yang melanda kawasan tersebut.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Komplek di sekitar perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya diguyur hujan lebat pada Senin (9/10/2023) siang tadi.

Tak hanya hujan lebat, hampir sebagian besar wilayah di kawasan perkantoran itu pun mendadak menjadi gelap karena kabut asap turun menutupi wilayah itu.

Dari pantauan riausky.com di lapangan. Sebelum hujan turun di kawasan tersebut, asap putih agak gelap menyelimuti permukaan udara.

Akibatnya, banyak bangunan-bangunan besar yang berada di kawasan tersebut terlihat mulai kabur dan samar.

Tak berselang lama, sekitar pukul 15.30 WIB, menjelang jam pulang pegawai, hujan lebat turun dengan derasnya.

Hujan turun merata di sekitar wilayah Tenayan Raya maupun kulim.

Sejumlah warga, termasuk pegawai yang sebelumnya bersiap hendak pulang kantor tampak terhenti karena cuaca dengan cemat berubah menjadi berkabut dan disertai angin kencang.

''Tadi anginnya kencang sekali, terdengar menderu-deru, pohon-pohon kecil yang ditanam sampai nyaris tumbang menyentuh tanah,'' sebut Ika, salah seorang pegawai.

Tak lama kemudian, kabut asap mulai menyelimuti udara yang kemudian disertai dengan turunnya hujan lebat.

Penyemaian Hujan Buatan

Terbaru, pada hari ini, dilaporkan pemerintah kembali melakukan  Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Riau.

Dua daerah yang menjadi fokus dilakukan hujan buatan yakni Siak dan Pelalawan.

"Hari ini TMC dilakukan di Siak dan Pelalawan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedarutatan, Jim Gafur, Senin (9/10/23).

Sebanyak 500 kilogram (Kg) disemai pada awan berpotensi menurunkan hujan di kedua daerah tersebut.

Hujan buatan dilakukan oleh Smart Cakrawala Aviation, menggunakan pesawat jenis Pillatus PC-6. Sementara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merupakan sebagai supervisor pelaksanaannya.

"Upaya hujan buatan dilakukan sebanyak satu sorti. Kalau garam 500 Kg," ungkap Jim.

Sebelumnya, Ahad (8/10/23) Pelalawan juga jadi target TMC. Kemudian hujan buatan juga dilakukan di Siak dan Bengkalis.

Ada pun total jumlah garam disemai ditiga daerah tersebut yakni sebanyak 1000 Kg. "TMC bergantung pada awan berpotensi hujan. Karena itu, tim sebelum melaksanakan misi terlebih dahulu melakukan pengamatan cuaca," jelas Jim.(R05)

 

 

 

Terkini