Kepala DKP Panen Sayuran Hidroponik di DK Green Farm

Sabtu, 02 Desember 2023 | 07:24:31 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan H Maisisco berserta staf saat melakukan panen sayuran hidroponik.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Mendorong tumbuh kembang usaha pertanian hidroponik di Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru Maisisco, Jumat (1/12/2023) meninjau lokasi usaha DK Green Farm di Jalan Daru-daru Raya, Kecamatan Kulim.

DK Green Farm adalah pelaku usaha pangan asal tumbuhan di Kota Pekanbaru yang telah mendapat sertifikat registrasi izin edar dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru.

Dalam kesempatan peninjauan lokasi usaha ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan mengaku suprise melihat usaha budidaya sayur mayur dan buah juga tanaman yang dikelola dengan memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar tempat tinggal.

''Ya, saya sangat surprise bisa berkunjung ke sini, karena usaha-usaha seperti ini adalah model usaha yang kita inginkan muncul di tengah masyarakat,'' ungkap Maisisco.

Dia menjelaskan, bukan saja menunjukkan kreativitas masyarakat dan motivasi untuk berwira usaha, kegiatan ini juga mampu membangkitkan ekonomi keluarga, disamping juga membantu pemerintah dalam menyediakan pangan, khususnya dalam bentuk sayur mayur.

''Kita ingin ini menjadi model pemanfaatan lahan. Hendaknya bisa ada dan lebih banyak lagi masyarakat yang mengelola usaha sayuran hidroponik seperti yang dilakukan di DK Green Farm ini,'' jelas pria yang pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kota Pekanbaru ini.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maisisco juga berdialog dengan Doni Zarhendra, selaku pemilik DK Green Farm tentang tantangan yang dihadapi dalam mengelola usaha sayuran hidroponik yang dia kelola. 

Doni pun mengungkapkan kalau usaha yang dia kelola ini sudah mulai dirintis semenjak hampir 10 tahun.

Dia menjelaskan, tidak semua perjalanan usaha yang dia lakukan bisa lancar, dan dia juga pernah gagal. ''Ini dua baris di seberang, saya gagal, karena sayuran terserang jamur,''jelas Doni.

DK Green Farm merupakan usaha sayur hidroponik yang secara bisnis sudah berhasil menembus pasar-pasar modern seperti Pasar Buah Sudirman, Hawai Swalayan di Jalan Yos Sudarso Rumbai, juga beberapa pasar modern serta tak lupa pasar-pasar tradisional.

''Kita sudah tembus pasar-pasar itu, karena sayuran kita ini ramah lingkungan, rendah penggunaan kimia dan tentunya hasilnya lebih segar, karena dijual setelah proses panen langsung,'' ungkap Donny.

Dengan registrasi izin edar yang dia dapatkan dari Dinas Ketahanan Pangan, jelas Doni, itu semakin menguatkan legalitas dan memperpanjang langkahnya untuk bisa menembus pasar-pasar yang lebih besar. 

''Tentunya kami sangat terbantu dengan registrasi yang telah dilakukan DKP. Dan itu menjadi salah satu pendukung kami ketika memasuki pasar,'' jelas Dia.

Kadis Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Maisisco memperkenalkan sayuran dari DK Green Farm yang telah dimasukkan ke dalam kemasan dan siap diedarkan.

Doni pun mengungkapkan kalau dari usaha pertanian yang dia kelola ini, sudah mampu membantu perekonomian keluarganya.

''Setiap panen, setidaknya ada pembayaran berkisar Rp500 ribu, dan kita biasanya dalam seminggu itu bisa panen antara 4-5 kali,'' jelas dia.

Setiap kali panen, Doni mengungkapkan kalau dia bisa menghasilkan sebanyak 100 kemasan sayur hidroponik.

''Sekali panen itu bisa sampai 100 paket, itu yang kita pasarkan,'' papar dia lagi.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Pekanbaru, Yarnengsih Alam didampingi Sub Koordinator Keamanan Pangan, Ceria Dona Legizasvera juga Sub Koordinator Penganekaragaman Pangan, Dewi Sri Rezeki Sukmela juga petugas penyuluh pertanian Tari, yang ikut dalam peninjauan lokasi pertanian hidroponik DK Green Farm menjelaskan, DK Green Farm sendiri merupakan salah satu pelaku usaha Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PDUK) di Kota Pekanbaru yang telah melakukan registrasi terhadap 14 jenis komoditas sayuran yang diproduksi.

Beberapa dari komoditas tersebut adalah, sayuran pakchoi, seledri, bayam brazil, selada, daun bawang (kucai), sawi dan beberapa komoditas lainnya.

Seluruh komoditas ini saat ini sudah bisa didapatkan masyarakat di pasar-pasar swalayan.

''Pastinya, seluruh sayuran hidroponik yang telah diregistrasi ini sudah memenuhi persyaratan untuk diedarkan dan aman  dikonsumsi oleh masyarakat,'' jelas Yarnengsih.

Pada kesempatan peninjauan juga dilakukan pemanenan beberapa komoditas sayuran oleh Kepala DKP Pekanbaru dan jajaran juga Doni. Ikut juga mendampingi petugas penyuluh pertanian lapangan, Tari.(R04)

Terkini