Cabai Hanya Rp58 Ribu, Anak Daro Rp70.000, Kurang 2 Jam, Seluruh Komoditas Pangan GPM di Sakuntala Ludes

Kamis, 07 Desember 2023 | 15:29:14 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru H Maisisco saat meninjau pelaksanaan GPM di Jalan Sakuntala, Tangkerang Utara.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Antusiasme masyarakat di Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukitraya untuk berbelanja kebutuhan pangan keluarga memang sangat luar biasa.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di pelataran Masjid An-Najah, Jalan Banda Aceh/ Sakuntala Kelurahan Tangkrang Utara yang sedianya dilaksanakan hingga menjelang Zuhur, hanya dalam hitungan kurang 2 jam usai dilaksanakan.

Seluruh komoditas pangan yang disediakan oleh penyelenggara, Dinas Ketahanan Pangan (DKP)Kota Pekanbaru, habis terjual.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna memantau penjualan beras di lokasi GPM.

Padahal, totalnya ada 10 ton bahan kebutuhan pangan yang menjadi kebutuhan pokok keluarga disediakan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, H Maisisco mengaku ini memang di luar perkiraan.

''Kita sudah sediakan seluruh komoditas dengan penambahan volume yang cukup banyak. Tapi memang antusiasme masyarakat sangat tinggi,'' kata dia.

''Kami tentunya sangat mengapresiasi positif  tingginya animo masyarakat dalam berbelanja di gelaran GPM ini. Dan kami harapkan apa yang dilaksanakan pemerintah Kota Pekanbaru melalui DKP ini bisa membantu meringankan beban masyarakat,'' ungkap Maisisco yang baru beberapa pekan dilantik sebagai kepala DKP ini.

Antrean warga hendak berbelanja  di pelataran masjid AN Najah, Jalan Sakuntala Pekanbaru.

Dia juga menjelaskan, GPM ini adalah program arahan dari Penjabat Wali Kota Pekanbaru dalam upaya menanggulangi inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan di tengah tingginya harga sejumlah komoditas.

''Alhamdulillah, sejauh ini, kita masih bisa menyelenggarakan kegiatan GPM ini setiap minggu dan hari ini kuantitasnya juga bisa bertambah. Kita harapkan hingga menjelang akhir tahun, apalagi menjelang momen Natal dan Tahun Baru, kita masih bisa melaksanakan GPM ini, sehingga bisa membantu meringankan masyarakat,'' kata dia.

''Kami juga berterima kasih kepada seluruh mitra yang mendukung pelaksanaan GPM ini, seperti Bulog, Bank Indonesia, PTPN 5,rekanan distributor dan para petani yang mendukung tersedianya komoditas yang dibutuhkan untuk kelancaran GPM ini,''imbuhnya.

Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru Dinal Husna foto bersama jajaran kepolisian, TNI dalam menciptakan rasa aman selama pelaksanaan GPM di Sakuntala.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi GPM juga tersenyum lebar dan gembira. Karena, pada GPM kali ini menjadi GPM dengan harga penjualan termurah dan termasuk GPM dengan jumlah pasokan terbanyak, yakni berkisar 10 ton.

Warjiah, salah seorang ibu yang ditemui di lokasi GPM mengaku sangat senang dengan GPM ini.

''Walah... senanglah aku... wong harganya murah seperti ini, sampai-sampai semuanya aku beli ini,'' kata dia sambil tersenyum dan menunjukkan sejumlah belanjaan yang dia beli.

''Semuanya tak beli, telur, cabai, beras, minyak goreng, beli semua aku, karena harganya memang murah sekali. Itu cabai di pasar sekarang masih Rp80.000 sekilo, aku cuma bisa beli semata dua mata saja di pasar. Tapi di acara ini aku beli sekilo, karena murah, cuma Rp58.000 per kilogram,'' jelas dia tentang belanjaannya.

Sementara ibu Desi, warga Jalan Pinang, mengaku dia sampai jauh-jauh datang ke Sakuntala karena mendapat info harga di GPM ini memang sangat murah.

''Kami senang sekali, kalau bisa Pak Pj. Wali Kota buat lagi yang seperti ini, karena  harga di pasar itu sangat tinggi dan itu membatasi daya beli kami ketika hendak berbelanja di pasar. Tapi di sini, saya bisa beli bras anak daro hanya Rp70.000 per karung 5 kilogram, gula Rp12.000 per kilogram, sementara di luar harganya Rp16.000 per kilogram, cabai juga murah, Rp58 kilogram,'' urai dia tentang produk pangan yang dia beli.

''Kami berterima kasih kepada pak Pj. Wali Kota, Dinas Ketahanan Pangan yang sangat luar biasa, telah membantu meringankan masyarakat untuk membeli kebutuhan pangan keluarga. Maklumlah pak, ini kita semua harga naik,'' imbuhnya.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru, Dinal Husna mengungkapkan, total pasokan pangan yang disediakan pada GPM di halaman Masjid An-Najah ini sebanyak 10 ton, terdiri atas komoditas beras SPHP Bulog dan Anak Daro, cabai bukittinggi, bawang, minyak goreng Minyakita, gula pasir, telur, aneka panganan berbahan baku ayam dari rumah unggas, juga beberapa komoditas lainnya.

Tingginya animo masyarakat ini jelas Dina, bisa jadi salah satunya disebabkan harga yang diberikan yang relatif jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Misalnya saja, untuk beras SPHP Bulog yang biasanya dijual sehrga Rp58.000, di GPM kali ini dijual seharga Rp50.000, cabai merah Rp58.000 per kilogram, bawang Rp22.000 per kilogram, bahkan gula pasir yang di luar dijual rata-rata Rp16.000 per kilogram, di GPM ini dijual hanya Rp12.000.

Begitu juga minyak goreng minyakita, hanya Rp12.000 dari harga normal Rp14.500.

''Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Bukitraya,Kelurahan Tangkerang Utara, RT dan RW, juga pengurus Masjid An-Najah yang telah membantu kelancaran pelaksanaan GPM ini,'' ungkap Dina.(*)

 

 

 

 

Terkini