Pemko Pekanbaru Minta Seluruh Distributor Bantu Stabilisasi Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 11 Desember 2023 | 12:24:30 WIB
Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution memimpin pelaksanaan Rapat Koordinasi Penanggulangan inflasi dan ketersediaan harga menjelang momen Natal dan Tahun Baru 2024.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemko Pekanbaru meminta dukungan dari para distributor untuk membantu pemerintah agar stabilitas harga pangan dan kebutuhan pokok menjelang momen Natal dan Tahun Baru 2024 tetap terjaga.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka menjaga stabilitasi harga dan memastikan ketersediaan pangan di Kota Pekanbaru yang dilaksanakan di ruang rapat Sekdako dan dihadiri sejumlah distributor juga Satgas Pangan Kota Pekanbaru.

Indra Pomi miminta dukungan dari para distributor untuk membantu Pemerintah Kota untuk memastikan seluruh harga komoditas, utamanya beras, cabai, minyak goreng, gula juga ayam dalam kondisi yang stabil dan tidak menimbulkan lonjakan di tengah masyarakat.

''Kami meminta dukungan dari Bapak-bapak para distributor yang hadir ini untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun baru ini,'' pinta Indra Pomi.

Dia juga menjelaskan upaya menjaga stabilitas harga ini menjadi penting mengingat kemungkinan terjadinya lonjakan harga beberapa komoditas menjelang Natal dan Tahun baru ini.

''Kami dengan sangat meminta bantuan dari Bapak-bapak yang hadir disini untuk bersama-sama menjaga agar harga-harga komoditas khususnya beras, minyak goreng, gula, cabai supaya tidak naik, yang dapat berimplikasi pada kenaikan inflasi,'' jelas dia lagi.

Pemerintah, jelas Sekda Indra Pomi, hanya memberikan toleransi terhadap kenaikan inflasi berkisar 3 plus minus 1, atau berkisar 2-4 persen. Saat ini, inflasi Pekanbaru masih baik, yakni berkisar 2,1 persen bulan per bulan. Artinya masih cukup baik. ''Tapi kita tidak ingin inflasi kita berada di atas angka kewajaran yang diberikan pemerintah. Karena itu, kami mengajak bersama-sama para pelaku usaha, khususnya distributor untuk hal ini,'' kata dia.

Pada kesempatan yang juga dihadiri perwakilan Bulog Riau Kepri itu, juga dibahas tentang persediaan komoditas beras, minyak goreng juga gula.

Sejauh ini, para distributor maupun Bulog menyampaikan bahwa persediaan untuk seluruh komoditas tersebut masih mencukupi.

Khusus beras, Pemko sendiri mengantisipasi untuk harga beras premium mengingat kecenderungan warga Pekanbaru lebih memilih beras premium.

Para distributor pun menjelaskan kalau untuk beras, secara persediaan masih mencukupi hingga menjelang awal tahun 2024 yang akan datang.

Begitu pun perwakilan Bulog yang menjelaskan, saat ini, untuk persediaan beras masih memadai untuk jangka waktu 11 bulan kedepan, baik beras SPHP maupun premium.

Adapun untuk minyak goreng dan gula, Bulog juga memastikan ketersediaan masih mencukupi untuk wilayah Pekanbaru.

Adapun terkait harga, sejauh ini masih terhitung stabil, dimana dilaporkan bahwa untuk harga beras premium, anak daro dijual masih dikisaran Rp170 ribu per kemasan 10 kilogram,  cabai merah di kisaran Rp80 ribu per kilogram, minyak goreng Minyakita  berkisar Rp14.500 per liter. 

Hadir dalam rapat kordinasi tersebut Staf Ahli Wali Kota bidang Perekonomian Mahyuddin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin,  Kepala Dinas Pertanian Firdaus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maisisco diwakili Kabid Distribusi dan Candangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Dinal Husna, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru Khairunnas juga perwakilan dari tim Satgas Pangan Kota Pekanbaru baik unsur kepolisian maupun tim deteksi dini TNI. (R06)

 

Terkini