PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ratusan kepala keluarga Warga Jalan Torganda/ Purnama Sari di RT005/RW005 Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya kembali harus mengurut dada.
Kondisi jalan poros utama yang menghubungkan pemukiman mereka dengan Jalan Parit Indah kini kembali menjadi kubangan, licin dan gelap gulita tanpa pemerangan jalan oleh Pemko Pekabaru.
Kondisi cuaca di musim penghujan dan hampir setiap hari diguyur hujan membuat badan jalan Torganda menjadi lunak, licin dan hancur.
Ini juga yang kemudian membuat warga hampir setiap pekan bergotong royong menimbum badan jalan tanah kuning ini dengan batu pecah.
Pemko sendiri melalui Sekda Kota Pekanbaru Indra Pomi dua tahun lalu pernah menjanjikan langsung akan melakukan perbaikan terhadap kondisi jalan yang paling memprihatinkan di wilayah Bukitraya ini. Namun, sejauh ini, janji tersebut hanya sebatas janji saja.
Riausky.com sendiri sejauh ini telah beberapa kali mencoba mengkonfirmasi Pemko Pekanbaru melalui Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution maupun Kadis PUPR Edwar Riansyah. Namun perbaikan tak pernah junjung terjadi di ruas jalan ini.
Pemko Pekanbaru hanya menyebut tak memiliki anggaran yang cukup untuk memperbaiki kondisi kerusakan jalan. Itu beberapa kali diungkapkan kepada media baik oleh Sekdako Pekanbaru Indra Pomi maupun Edwar Riansyah.
Jalan Torganda sebenarnya hanya berjarak 2 kilometer dari Jalan Sudirman Pekanbaru, tepatnya di Jalan Parit Indah. Jalan itu sudah bepuluh tahun ada dan belum pernah tersentuh anggaran Pemko Pekanbaru untuk perbaikan.
Bahkan ketika ditanyakan apakah tidak mungkin untuk dilakukan pengerasan terlebih dahulu. Indra Pomi hanya menjawab sekenanya. ''Oh.. iya, nanti kita usulkan untuk dikirimkan alat berat ke sana, tolong dicatat ya, '' ungkap Indra Pomi sembari memerintahkan stafnya.
Namun, hingga menjelang akhir tahun, kondisi jalan yang memburuk, tak pernah ada bentuk langkah nyata, jangankan pengaspalan, semenisasi, untuk pengerasan dasar jalan agar tidak licin dan membahayakan keselamatan warga pun sejauh ini belum pernah dilakukan.
Yang paling memprihatinkan tentu saja, kondisi jalan Torganda yang semakin licin dan hancur semenjak musim penghujan di akhir tahun ini. Badan jalan ini pada beberapa bagiannya menjadi kubangan lumpur dan harus ditimbun berulang kali menggunakan batu pecah oleh warga agar tetap bisa dilalui.
Sepanjang bulan November hingga Desember 2023 ini saja, warga tak kurang sudah 5 kali melakukan penimbunan jalan menggunakan baru pecah yang diangkut menggunakan truk secara swadaya warga. Warga sejatinya berharap pemerintah memberikan solusi.
Jalan Torganda sendiri terletak di RT005 RW005 Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya. Hampir sebagian besar ruas jalan di wilayah RT005 RW 005 ini rusak parah dan butuh tindakan pemerintah, khususnya di Kota Pekanbaru.
Panjang jalan Torganda sendiri berkisar 1 kilometer. Sementara di sana ada ratusan kepala keluarga bermukim dengan kondisi jalan rusak dan tanpa penerangan jalan. Jalan ini merupakan jalan poros utama menuju pemukiman warga yang terhubung langsung dengan jalan Parit Indah.
Camat Bukitraya Tengku Ardi pada akhir tahun 2022 lalu pernah berkunjung ke Jalan Torganda, dan dia mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan yang sangat tidak layak masih ada di tengah kota Pekanbaru ini. Dia sendiri bahkan mengaku ngeri kalau harus keluar masuk jalan Torganda ini bila malam hari, karena gelap gulita, sementara jalannya buruk dan licin, penuh kubangan lumpur.
Camat yang mantan Kabid PJU Dinas Perhubungan ini juga berjanji akan membantu memperjuangkan penyediaan lampu jalan, namun, sampai saat ini lampu jalan yang dimaksud pun tak pernah terpasang. (R06)