KOTO GASIB (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Siak memberikan Beasiswa Untuk Anak Siak (BeTUNAS) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan kemiskinan ekstrem pemerintah kabupaten Siak tahun ajaran 2022-2023.
program BeTUNAS sendiri sudah berjalan 15 tahun dan sudah menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas seperti yang di harapkan pemerintah daerah.
Salah satunya anak ibu Soraya yang bernama Ringga Adrian (20) tahun yang berhasil masuk Batam Tourism Politeknik
"Alhamdulillah saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Siak dan Pemkab Siak karena saya berkat program dari Bupati Siak mimpi saya untuk kuliah bisa terwujud". Ujar Ringga
Ringga juga menambahkan pada bulan juni nanti dirinya akan melaksanakan magang dan harapannya bisa lolos magang di negara Dubai
"Saat ini saya sudah selesai ujian dan insyaallah tahun ini bulan juni kalau lulus saya ingin magang di dubai atau di negara lain".kata Ringga
Ibu soraya selaku orang tua ringga juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Siaj Alfedri yang sudah membantu anaknya untuk bisa kuliah
"Kami selaku orang tentunya bangga dengan keterbatasan ekonomi namun anak kami bisa kuliah melalui program yang diberikan bapak bupati dan Pemerintah Siak".ujar ibu Soraya
Dikesempatan yang sama Wabup Siak Husni Merza berharap dengan adanya Program Beasiswa untuk anak dari keluarga PKH ini bisa membangkitkan ekonomi keluarganya
"Kami Pemerintah Kabupaten Siak memberikan beasiswa kepada anak-anak penerima program pkh yang dimana tujuannya agar anak-anak kita ini nantinya bisa membangkitkan ekonomi keluarganya ketika sudah bekerja".ujar Husni
Husni Merza juga mengatakan banyak anak-anak Siak sudah bekerja di luar negeri baik di dubai, hongkong dan negara-negara lainnya
"Ya allhamdulillah melalui program ini banyak kita lihat anak-anak Siak ini bekerja diluar negeri dengan penghasilan yang fantastis jadi dengan gaji yang cukup besar mereka bisa membangkitkan perekonomian keluarga mereka kearah yang lebih baik lagi jadi ini lah salah satu cara kita bagaimana menentaskan kemiskinan di Kabupaten Siak dan juga bagaimana menyiapkan anak-anak kita untuk menyonsong Indonesia Emas".kata Husni.(R08)