DKP Lakukan CPCL ke Tiga KWT di Rumbai dan Rumbai Timur

Rabu, 31 Januari 2024 | 12:08:35 WIB
Pelaksanaan CPCL di KWT Tanjung Indah Rumbai Timur, Selasa (29/01/2024).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal tahun 2024, Dinas Ketahanan Pangan melakukan survei calon petani dan calon lokasi (CPCL).

Kegiatan CPCL dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Keamanan dan Konsumsi Pangan Yarnengsih Alam bersama sejumlah staf.

Survey calon petani dan calon lokasi (CPCL) ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan lahan yang akan dipergunakan untuk kegiatan penanaman sesuai program yang akan dilaksanakan dan kesiapan dari kelompok dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.

''Jadi, sebelum melaksanakan kegiatan, kita memastikan dulu kesiapan lahan dan petani yang akan menjadi penerima program,'' jelas Yarnengsih Alam.

Pada pelaksanaan CPCL yang dilakukan kemarin, dia menyebutkan, ada tiga kelompok wanita tani yang disurvei, masing-masing adalah, KWT Tanjung Indah Kecamatan Rumbai Timur, KWT Barokah Kecamatan Rumbai Timur serta KWT Edelweis di Kecamatan Rumbai.

Pelaksanaan CPCL ke KWT Barokah  Lembah Sari Kecamatan Rumbai Timur.

Tiga KWT ini, dijelaskan Yarnengsih, yang akrab disapa Neneng, merupakan tiga dari enam KWT yang akan menjadi mitra Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dalam pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal pada tahun 2024 ini.

''Yang kita survei kemarin itu tiga KWT,'' jelas dia.

Suasana diskusi dengan salah satu pengurus KWT dalam rangka CPCL.

Dikatakan, bahwa pada tahun 2024 ini, memang ada beberapa penguatan yang akan dilakukan dalam upaya memastikan kegiatan ini bisa sesuai dengan target penguatan ketahanan pangan di daerah rentan rawan pangan.

''Karena itulah, kita ingin kegiatan yang menjadi program Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan ini bisa membangun kemandirian pangan pada masyarakat di daerah-daerah rentan pangan, sehingga ke depannya daerah-daerah ini bisa keluar dari kondisi kerentanan tersebut,'' kata dia.

Karena itulah, dalam CPCL yang dilaksanakan ini, pihaknya benar-benar memastikan bukan saja kesiapan lahan, namun juga kesiapan kelompok dalam membangun pola kerja sehingga kegiatan ini bisa berjalan bukan saja ketika ada program pemberdayaan, namun dengan tanpa adanya program ini, hendaknya juga bisa tetap tumbuh dan berkembang.

''Memang ini menjadi tantangan, karena itulah, dalam CPCL ini kita mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk bisa memaksimalkan bantuan pogram yang diberikan nantinya,'' jelas Yarnengsih.

Jajaran Dinas Ketahanan Pangan dipimpin Kabid Keamanan dan Konsumsi Pangan Yarnengsih Alam bersama sejumlah staf melaksanakan  CPCL  ke KWT Edelweis Lembah Damai Kecamatan Rumbai.

Dia menjelaskan, sebenarnya ada cukup banyak kelompok yang mengajukan proposal untuk bisa menjadi bagian dari kegiatan pemberdayaan tahun 2024 ini. Namun, sesuai dengan anggaran hanya 6 yang bisa  didukung untuk tahun ini, dan itulah yang kita lakukan CPCL untuk memastikan kesiapannya.

Adapun kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal ini nantinya akan diikuti dengan penyerahan bantuan bibit tanaman penunjang ketahanan pangan lokal.

Selain itu, pada tahun ini juga akan ada bantuan berupa rumah bibit yang diperuntukkan kepada kelompok wanita tani penerima program.

''Harapan kita, di daerah-daerah yang menjadi penerima program ini ke depannya bisa keluar dari kondisi rentan rawan pangan dengan kemandirian dan produktivitas lahan yang dikelola secara berkelanjutan,'' harap dia.(galeri foto)

 

 

 

 

Terkini