Dispusip Pekanbaru Terima Hibah Buku 'Riau Istimewa'

Senin, 05 Februari 2024 | 13:57:06 WIB
Kepala Dispusip Pekanbaru Hj Erna Juita didampingi Kabid P2LP Suryana Hakim menerima buku Riau Istimewa dari dua penulis buku, Kazzaini KS dan Sulong A'dzam Shuhuf.

PEKANBARU (RIAUSKYCOM)- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru mendapat 'hibah' istimewa, yakni buku berjudul Riau Istimewa, Senin (5/2/2024).

Penyerahan buku karya Pusparagam yang memuat memuat cerpen, puisi dan esai karya penulis asal Riau dengan tebal 900 halaman tersebut dilakukan penulis buku, Kazaini Ks dan Sulong A'dzam Shuhuf diterima Kepala Dispusip Pekanbaru  Erna Juita  didampingi Kabid P2LP Suryana Hakim.

Kepala Dispusip Pekanbaru, Erna Juita menyampaikan terima kasih dan terima kasih atas penyerahan buku berkualitas yang ditulis oleh banyak penulis dan tokoh-tokoh masyarakat Riau ini.

Dijelaskan dia, dengan Buku Riau Istimewa ini, masyarakat Riau, khususnya di Kota Pekanbaru bisa mendapatkan banyak perjalanan waktu yang berkaitan dengan Riau dan perjuangan para tokoh Riau yang dihimpun dalam bentuk puisi, essai maupun cerpen. ini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pekanbaru Hj. Erna Juita saat menerima kunjungan dua penulis yang juga sastrawan Riau Kazzaini KS dan Sulong A'dzam Shuhuf.

Buku bergambar keris ini diharapkan juga bisa menambah referensi literasi pembaca di Perpustakaan Tenas Effendi Pekanbaru ini.

Pada kesempatan itu, Kadispusip Pekanbaru,  Hj. Erna Juita juga menjelaskan pengembangan koleksi buku yang ada di Perpustakaan Tenas Effendy salah satunya dengan memanfaatkan sumbangan atau hibah dari masyarakat.

Kazzaini KS dan Sulong A'dzam Shuhuf

“Kami telah banyak menerima hibah buku, baik dari masyarakat, lembaga, komunitas maupun penulis. Ini sangat membantu menambah khazanah koleksi buku yang dapat dipergunakan oleh masyarakat pastinya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu penulis buku menghibahkan tak kurang dari 20 eksemplar buku  berjudul Riau Istimewa sebanyak dari Panitia Penerbitan Buku Riau Istimewa (PPB-RI).

“Hibah bukan hanya bermanfaat untuk menyebarluaskan karya penulis saja. Namun juga bisa memberikan pilihan bacaan yang beragam kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Buku Riau Istimewa

Maka dari itu, Erna mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghibahkan buku sebagai upaya menyesuaikan koleksi dan variasi buku dengan kondisi zaman saat ini.

“Kontribusi masyarakat ini merupakan langkah bersama untuk peningkatan budaya baca dan literasi. Mudah-mudahan kedepannya akan lebih banyak masyarakat, terutama penulis yang mengibahkan karyanya ke perpustakaan,” tutupnya.

Buku Riau Istimewa  yang dibuat dengan kaver istimewa berwarna hitam dengan tulisan Riau dan huruf i bergambar keris tersebut dutulis oleh tiga sastrawan dan jurnalis senior di Kota Pekanbaru yakni Sulong A'dzam Shuhuf, Kazzaini KS serta Muhammad Amin.

Buku ini diluncurkan pertama sekali pada November 2023 lalu oleh Gubernur Riau H. Syamsuar.(Advertorial)

Terkini