Melirik Peran Tekologi Digital dalam mendukung Enkaptulasi Dokumen dan Kearsipan Dispusip Pekanbaru

Selasa, 05 Maret 2024 | 17:00:09 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pekanbaru Hj. Erna Juita (jilbab merah,red) saat melihat proses enkaptulasi arsip manual di Dispusip Pekanbaru saat menerima kunjungan DPRD Inhil.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Punya dokumen atau arsip keluarga yang penting untuk dipelihara, dan kondisinya tetap terjaga dengan baik, Warga Kota Pekanbaru sepertinya tak perlu lagi repot bagaimana untuk mewujudkannya.

Program Layanan Aplikasi Pemeliharaan Arsip Keluarga (LAPAK) yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru sepertinya bisa memberikan jawaban atas harapan tersebut.

''LAPAK ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam menjaga arsip keluarga. Dokumen yang dapat di enkapsulasi antara lain ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, sertifikat, dan dokumen-dokumen penting lainnya,'' ungkap Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH., M.Si saat menjelaskan perihal layanan enkapsulasi secara gratis kepada masyarakat, Selasa (5/3/2024).

Hj Erna mencontohkan, Dokumen milik keluarga, seperti KTP, seringkali di laminating. Sebenarnya ini tidak disarankan karena akan menyebabkan kerusakan dalam jangka waktu yang lama. Tulisan pada dokumen dapat menempel dan menjadi rusak seiring waktu.

''Enkaptulasi merupakan salah satu teknik yang lazim digunakan untuk bisa menjaga kondisi dokumen maupun arsip keluarga agar kondisinya tetap terjaga,'' jelas Erna.

Enkapsulasi sendiri adalah suatu cara untuk memelihara arsip dengan cara menggunakan bahan pelindung guna menghindarkan arsip dari kerusakan yang bersifat fisik, dan kemajuan dalam teknologi digital ternyata sangat berperan untuk bisa mewujudkan enkaptulasi yang bisa tetap terjaga dalam jangka waktu panjang.

Program LAPAK ini sendiri, diberikan ecara gratis oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dispusip.

Untuk bisa mendapatkan pelayanannya juga tidak harus repot, karena, warga cukup mendaftar melalui aplikasi LAPAK yang juga terintegrasi melalui website resmi Dispusip Kota Pekanbaru.

Kepala Dispusip Pekanbaru Hj Erna Juita SH, MSi saat memberikan paparan tentang program LAPAK  sebagai pendukung Enkapsulasi di Dispusip Pekanbaru.

Dispusip Pekanbaru, diakui Erna saat ini memang sangat proaktif dalam upaya mendukung program terkait kearsipan dan perpustakaan yang kondisinya saat ini juga tumbuh berkembang di tengah masyarakat.

Dan dia berharap Dispusip bisa ikut hadir menjadi bagian dari pelestarian arsip dan dokumen yang dikemudian hari banyak dibutuhkan.

Kadispusip Pekanbaru bertukar cinderamata dengan perwakilan rombongan Sekretariat DPRD Indragiri Hilir

Erna mengatakan LAPAK tidak hanya memberikan efisiensi waktu kepada masyarakat yang menggunakan, tetapi juga berfungsi sebagai pendataan serta penyimpanan arsip masyarakat secara digital.

Jajaran Dispusip Pekanbaru memberikan pemaparan tentang aplikasiLAPAK  sebagai pendukung upaya enkaptulasi.

“Saat masyarakat daftar, mereka tahu kapan harus datang ke kantor. Tidak perlu menunggu, datang dan akan langsung dilayani. Kami ingin menciptakan sistem yang tidak hanya praktis, tetapi juga memungkinkan penciptaan basis data arsip yang terstruktur dan mudah diakses,” terangnya.

LAPAK di-launching pada Agustus 2023 lalu, terus menjadi fokus pemerintah dalam upaya menjaga arsip keluarga. Pemerintah secara aktif jemput bola memperkenalkan LAPAK melalui berbagai cara, termasuk kegiatan Car Free Day (CFD) yang menjadi momen penting untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Dengan harapan LAPAK bukan hanya dikenal oleh masyarakat Pekanbaru saja, tetapi juga bisa di implementasikan pada setiap daerah. Karena menjaga dan melestarikan arsip merupakan tugas kita, dimulai dari arsip diri sendiri atau keluarga,” tambahnya.


Untuk mendaftar, masyarakat dapat mengakses lapak.pekanbaru.go.id. Dalam satu kali layanan, masyarakat dapat membawa hingga tiga dokumen.(advertorial)

Terkini