PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru H.Maisisco melakukan pengecekan terhadap bantuan sarana produksi pertanian (Saprodi) untuk KWT Wanita Tangguh di Kecamatan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya, Senin (24/6/2024).
Pengecekan yang juga didampingi Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Ismail juga penyuluh pertanian Sabri tersebut dilaksanakan dalam rangka memastikan seluruh peralatan dan sarana pendukung kegiatan bagi KWT Wanita Tangguh yang menjadi penerima manfaat sudah benar-benar lengkap dan siap untuk dimanfaatkan.
Selain itu, tentunya, juga kembali melakukan penguatan untuk memastikan bahwa para ibu-ibu tangguh yang tergabung dalam KWT ini benar-benar sudah siap memulai kegiatan penanaman.
''Kami datang ke sini untuk memastikan apakah bear-benar seluruh sarana pendukung kegiatan bagi ibu-ibu ini benar-benas sudah sampai dan cukup. Selai itu kami juga ingin melihat keseriusan dari ibu-ibu di sini untuk memulai kegiatan,'' ungkap H. Maisisco.
Maisisco menjelaskan, tidak semua KWT mendapatkan bantuan saprodi ini. Tahun 2024 ini, hanya ada 3 (tiga) KWT yang menjadi penerima program ini.
''Karena itulah, kami mengharapkan para penerima ini benar-benar memanfaatkan bantuan untuk daerah rawan pangan ini untuk melakukan penguatan ketahanan pangan di sekitar lingkungan masing-masing. Begitu bantuan sudah sampai, segera bergerak, mulai kegiatannya,'' ungkap Maisisco yang disambut dengan semangat para kaum ibu.
Sesuai dengan tujuannya, yakni penguatan ketahanan pangan di daerah rentan rawan pangan, Maisisco juga berharap program ini bisa menuntaskan permasalahan rentan rawan pangan itu.
''Kami mau, setelah ini, ibu-ibu di sini memang benar-benar bisa memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan pangan minimal di sekitar lokasi KWT ini. Kalau bisa, untuk cabai, sayuran, sesuai dengan jenis yang diperbantukan, jangan lagi ada warga di sini yang membeli, karena sudah bisa memproduksi sendiri,'' kata dia.
Juga juga mengajak kaum ibu setempat untuk kreatif memanfaatkan lahan yang ada untuk mendukung penguatan ketahanan keluarga.
''Kami tak mau dengar nantinya, masih ada ibu-ibu di sini yang masih harus beli sayur ke pasar atau ke kedai. Bahkan harusnya, nanti dari KWT ini bisa menjadi penyuplai sayuran segar ke pasar dan kios-kios di sekitarnya,'' gugah dia lagi.
''Apakah ibu-ibu di sini siap?'' tanya Maisisco yang disambut dengan kalimat ''Siap...'' oleh para kaum ibu yang saat itu juga didampingi sejumlah tokoh masyarakat, RT dan RW setempat.
Ketua RW setempat, Istiqori disela pertemuan menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Pemko Pekanbaru melalui DKP yang telah menyalurkan program bantuan sarana produksi pertanian (Saprodi) untuk KWT Wanita Tangguh di Kecamatan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya ini.
Dia menjelaskan, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya kaum ibu untuk mendukung penguatan pertanian di kawasan tersebut.
Dia menjelaskan bahwa mayoritas dari kaum ibu di KWT Wanita Tangguh ini sudah memiliki latar berlakang bercocok tanam yang baik. Karena itulah, dia optimis bahwa bantuan ini akan berhasil di wilayahnya.
''Di sini kita ingin juga memastikan bahwa kita siap untuk memulai kegiatan ini dan kita akan mengkonfirmasi kembali dan mengajak jajaran DKP untuk hadir pada pelaksanaan panen raya nanti. Ketika panen, kami akan undang Bapak untuk datang kembali ke sini,'' jelas Istiqori.
Adapun jenis bantuan yang diserahkan kepada KWT Wanita Tangguh ini di antaranya adalah bibit sayuran dan buah, sarana pertanian, termasuk meduim tanam untuk sayuran hidroponik.
Aktifitas pertanian ini nantinya juga akan didampingi oleh penyuluh pertanian setempat.(*)