Pj Wali Kota Pimpin Rapat Persiapan Pemberian Makan Siang B2SA Gratis Bagi Siswa SD dan SMP

Jumat, 06 September 2024 | 13:30:20 WIB
Pj. Wali Kota Pekanbaru memimpin rapat terkait rencana simulasi pemberian makan bergizi gratis bagi siswa di Pekanbaru.

 PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Penjabat Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa memimpin pelaksanaan rapat persiapan pemberian makan siang bergizi gratis untuk siswa SD dan SMP, Jumat (6/9/2024) pagi tadi.

Rapat dihadiri lengkap seluruh jajaran dinas dan stake holder terkait di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Pendidikan, Dinas Perindag, Dinas Koperasi UMKM, perwakilan ahli gizi, Poltekes Kemenkes RI Pekanbaru, BPOM juga sejumlah stake holder terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan OPD menyampaikan materi terkait persiapan dari pelaksanaan program yang diusung oleh Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto Gibran Rakabuming.

Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota mengungkapkan meski pun secara teknis pelaksanaan kegiatan pemberian makan siang bergizi gratis ini masih dalam pembahasan secara teknis oleh pemerintah pusat, namun, dia berharap di daerah, perlu dilakukan penyiapan data dan informasi sekaligus percepatan pelaksanaan simulasi.

Pada kesempatan itu, Pj. Wali Kota Pekanbaru juga mengarahkan agar antara DInas Ketahanan Pangan dan Dinas Pendidikan saling bersinergi untuk bisa menghimpun data tentang jumlah siswa dalam kaitannya antara kebutuhan dengan ketersediaan bahan pangan yang akan diperlukan bila nantinya pelaksanaan kebijakan ini dimulai.

Risnandar juga menekankan pentingnya juga memastikan antara kebutuhan bahan pangan dan ketersediaan di lapangan.

''Kalau memang ada yang kurang, kita harus segera cari solusi, dengan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait lainnya,''ungkap Pj. Wali Kota.

Kepala DKP Pekanbaru H. Maisisco, pada kesempatan itu menjelaskan bahwa terkait rencana program makan siang bergizi gratis ini, DKP sudah menyiapkan sejumlah infrastruktur data yang berkaitan dengan sekolah, jumlah siswa, termasuk rasio kecukupan antara ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jamal menyampaikan perihal kesiapannya untuk melaksanakan program ini melalui sekolah-sekolah yang ada.

Bahkan, sebut Jamal, pihaknya telah melakukan simulasi bersama gojek untuk penerapan kebijakan makan siang bergizi ini.

begitu pun dengan Dinas Koperasi yang mengaku siap dengan dukungan UMKM bila nantinya perlu dilibatkan.

Pemko sendiri, rencananya dalam waktu dekat segera melaksanakan simulasi di dua sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 1.000 orang.(R04)

Terkini