DKP Pastikan Pasokan Pangan Mencukupi untuk Dukung Program Makan Siang Bergizi Gratis

Kamis, 12 September 2024 | 16:05:57 WIB
Kepala DKP Pekanbaru Risnandar Mahiwa didampingi Sekda Kota Indra Pomi Nasution dan Kadis Ketahanan Pangan H. Maisisco meninjau program pemberian makan siang gratis untuk siswa, Kamis (12/9/2024).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memastikan kesiapan Kota Pekanbaru untuk untuk mendukung pelaksanaan Program Pemberian Makan Siang Bergizi Gratis untuk siswa.

Kesiapan tersebut utamanya berkaitan dengan ketersediaan dan pasokan bahan pangan untuk mendukung program yang menjadi prioritas Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Kesiapan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru H. Maisisco selepas pelaksanaan simulasi pemberian makan siang ratis untuk siswa di SD Negeri 68 dan SMP Negeri 32 Pekanbaru, Kamis (12/9/2024) siang tadi.

Dikatakan Maisisco, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan senantiasa memantau kondisi perkembangan terhadap ketersediaan dan pasokan pangan yang ada di tengah masyarakat, khususnya di pasar-pasar.

Selain itu, DKP bekerja sama dengan Dinas Pertanian juga saat ini terus bersinergi untuk meningkatkan produktivitas pertanian termasuk dalam pemanfaatan lahan oleh masyarakat, termasuk oleh kelompok tani maupun kelompok wanita tani.

''Kita terus mengoptimalkan peran serta dari petani dan kelompok wanita tani yang ada untuk bisa terlibat nantinya dalam mendukung penyediaan pasokan pangan baik sayuran buah maupun pangan nabati guna mendukung terpenuhinya kebutuhan pada pelaksanaan program makan siang gratis ini nantinya,'' jelas Maisisco.

Sejauh ini, lanjut dia, upaya pembinaan, peningkatan peran serta masyarakat dalam bertani juga terus dilakukan, dengan harapan sedikit banyaknya tetap memberi kontribusi untuk memenuhi kebutuhan pangan di sekitarnya.

Tak hanya itu, Maisisco juga menjelaskan, saat ini, pihaknya juga terus melakukan kerja sama antar daerah (KAD) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Kota Pekanbaru.

''Tak hanya dengan kabupaten dan kota di dalam wilayah Riau, kita juga telah melakukan KAD dengan daerah-daerah sentra seperti di Sumbar maupun di Sumatera Utara. Insya Allah, dengan semua upaya yang dilakukan, kita bisa memenuhi ketercukupan untuk ketersediaan pangan bila program ini dilaksanakan nantinya,'' kata dia.

Penjabat Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa  dalam penjelasannya selepas melaunching simulasi pemberian makan siang bergizi gratis mengungkapkan memang dibutuhkan sinergi seluruh pihak untuk mendukung sukses pelaksanaan program ini ke depan.

Salah satu hal yang juga menjadi penekanannya adalah perihal ketercukupan pasokan pangan. Karena itulah, aspek ketersediaan harus diperhatikan.

''Jadi perihal kesiapan pangan ini perlu diperhatikan.Bagaimana supaya pelaku usaha pertanian, UMKM bisa dilibatkan,'' ungkap Pj. Wali Kota.

Selain itu, dia juga berharap supaya UMKM yang ada juga dapat berperan menjadi salah satu pendukung dari program pemberian makan siang gratis ini, khususnya dengan menyediakan pangan-pangan lokal.

''Kita ingin dengan program ini, pangan-pangan lokal ini bisa  dijual di Pekanbaru, jadi tak perlu di jual ke luar lagi,'' pinta dia.

Hal-hal ini, lanjut Risnandar, akan menjadi perhatian dan evaluasi pada rapat-rapat terkait program pemberian makan siang gratis ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemko Pekanbaru masih akan melaksanakan simulasi lanjutan terkait persiapan pelaksanaan program makan siang gratis.

Risnandar Mahiwa menjelaskan kalau pada bulan depan, simulasi akan dilaksanakan di daerah perbatasan kota Pekanbaru.

Ini, lanjut dia, dilaksanakan untuk memastikan rentang waktu yang diperlukan untuk mengantarkan makanan tersebut kepada siswa-siswa di sekolah yang berada di perbatasan.(R04) 

Terkini