PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru kembali akan menggelar simulasi pemberian makan siang bergizi gratis kepada siswa SD dan SMP untuk tahap kedua.
Direncanakan, kegiatan simulasi ini akan dilaksanakan pada Kamis (26/9/2024) dengan mengambil lokasi di SDN 185 dan SMPN 49 Pekanbaru di Jalan Geringging, Tebingtinggi Okura Pekanbaru.
Rapat persiapan pelaksanaan Simulasi Tahap II ini dipimpin oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru H. Maisisco juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi Sarbaini dan sejumlah stake holder terkait seperti Diskes, Disdik, Bagian Pembangunan, Bagian Umum, BPOM dan UMKM penyedia.
Kepala DKP Pekanbaru H. Maisisco, dalam penjelasannya selepas pelaksanaan rapat teknis itu mengungkapkan bahwa untuk pelaksanaan simulasi tahap II ini memang diarahkan untuk dilaksanakan di daerah perbatasan, dengan harapan bisa mengukur kesiapan bila kegiatan pemberian makan siang bergizi ini dilaksanakan.
''Jadi sesuai dengan arahan Bapak Pj. Wali Kota, Pak Sekda, maka kegiatan pemberian makan siang bergizi ini dilaksanakan di batas Pekanbaru, dengan harapan bisa mengukur sejauh mana kesiapannya bila dilaksanakan kelak,'' kata Maisisco.
Dalam pelaksanaan rapat ini juga dihadirkan langsung perusahaan penyedia dengan harapan juga bisa berkoordinasi lebih awal terkait program ini.
''Kita ingin penyedia langsung hadir, sehingga bisa berkoordinasi dan menjelaskan tentang apa-apa yang bisa dilaksanakan dan sejauh apa pula kesiapannya. Kebetulan penyedia yang di usulkan oleh Dinas Koperasi UMKM adalah karering yang juga berdomisili di Rumbai,'' jelas Maisisco.
Dia juga menjelaskan, pelaksanaan simulasi ini nantinya akan melihat sejauh mana kelayakan pelaksanaan pemberian makan siang bergizi yang dalam alokasi anggaran ditetapkan sebesar Rp15.000.
''Kita ingin lihat kondisi riilnya, kalau dengan angka Rp15.000 itu apakah cukup atau kurang, kita akan lihat report nya setelah pelaksanaan simulasi,'' jelas Maisisco.
Simulasi tahap II ini, dijelaskan Maisisco juga ditujukan untuk lebih mempertajam kesiapan dari berbagai aspek yang dirasakan perlu terus dilakukan perbaikan.
''Dengan ini kita harapkan bila nanti dilaksanakan, sudah tidak ada permasalahan lagi,'' kata dia.
Pada rapat tersebut juga dibahas perihal aspek keamanan pangan, kebersihan dan aspek higienitas konsumsi yang akan disajikan kepada para siswa.
Dari data yang diperoleh, untuk pelaksanaan simulasi di SDN 185 dan SMPN 49 Pekanbaru di Jalan Geringging, Tebingtinggi Okura Pekanbaru ini akan disiapkan sebanyak 250 pax makanan dengan komposisi Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).(R06)