Banjir di Pekanbaru, Air Setinggi Orang Dewasa di Tirta Siak

Rabu, 05 Maret 2025 | 15:21:14 WIB
Warga melakukan evakuasi barang dan anggota keluarga menggunakan sampan Karet, Rabu (5/3/2025).


PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Banjir menggenangi   pemukiman warga di Jalan Pemudi Ujung, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (5/3/2025).

Banjir tersebut dilaporkan sudah terjadi selama 5 hari terakhir dengan kedalaman tertinggi mencapai tinggi orang dewasa.

Hal tersebut diungkapkan Abrizal, Ketua PMI Payung Sekaki saat ditemui disela penyerahan bantuan bahan makanan dan minuman oleh PMI Kota Pekanbaru.

Dijelaskan dia, ada dua lokasi di Tirta Siak yang terdampak banjir, masing masing di RW 5 Jalan Pemudi Ujung serta RW 1 Jalan Cemara.

Untuk di RW5, kondisi banjir memang  mengkhawatirkan, karena pada beberapa titik, tepatnya di tepi sungai, ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Karena itulah, sebagian besar warga di sana sudah diungsikan, baik ke rumah keluarga masih di sekitar kawasan itu, dan juga di Posko Darurat yang pada pagi hari tadi sudah mulai didirikan.

Kondisi ini juga dibenarkan Camat Payung Sekaki, Yurikha Herian Danni.

Dia berharap banjir bisa segera surut. Namun begitu, langkah-langkah antisipasi sudah disiapkan, termasuk dengan mendirikan posko darutat juga dapur umum.

''Sudah kita siapkan, kalau kondisi banjirnya semakin memburuk,'' kata dia.

Dari pantauan Riausky akibat banjid di kawasan ini, aktivitas warga memang mulai terganggu. Khususnya mereka yang tinggal di bantaran sungai Siak, yang terpaksa harus keluar dari rumah dengan menggunakan sampan  dan perahu karet.

Tampak warga yang rumahnya terendam air mulai melakukan evakuasi menggunakan perahu.

Warga mengkhawatirkan kondisi banjir belum akan surut dalam beberapa hari ke depan,  karena rumah mereka sudah terendam selama 5 hari terakhir.

''Kita tentunya ingin bisa pulang ke rumah,''ungkap salah seorang ibu saat ditemui.

Menurut mereka, banjir kali ini termasuk yang terparah, karena merendam pemukiman hingga setinggi orang dewasa dan sudah berhari-hari belum surut.

Sementara itu, bantuan kemanusian terhadap korban banjir yang sudah berlangsung tahunan ini mulai mengalir dari berbagai pihak.(R03)

Terkini