Cek Gudang Bulog, Direktur SPHP Bapanas Pastikan Stok Beras Lebih Dari Cukup

Kamis, 20 Maret 2025 | 14:39:20 WIB
Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono saat menimbang beras beras SPHP dalam kemasan yang ada di gudang Bulog Riau Kepri di Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (20/3/2025).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Di sela rencana kunjungannya ke Dumai, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono melakukan pengecekan ketersediaan beras di gudang Bulog Riau Kepri di Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (20/3/2025).

Kedatangan Direktur SPHP Maino didampingi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Bulog Riau Kepri Ismed Erlando dan jajaran, juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru H. Maisisco.

Maino langsung memeriksa ketersediaan beras SPHP di gudang Bulog. Selain itu, untuk memastikan kualitas dan berat kemasan beras SPHP, Maino juga meminta dilakukan penimbangan.

''Tugas kami itu memang seperti ini, memastikan tersedia, kualitasnya baik dan berat kemasannya sesuai dengan yang tertera pada kemasan,''ungkap Maino.

Dia juga memastikan kepada Kepala Bulog Riau Kepri bahwa dengan stok yang ada benar-benar terdistribusi dengan baik ke seluruh wilayah Riau.

''Kalau untuk stok, saya lihat ini sudah sangat banyak. Sudah sangat berlebih. Namun, kita juga ingin memastikan pasokan yang ada saat ini juga terdistribusi dengan baik ke seluruh wilayah,'' ungkap dia.

Maino pada kesempatan itu juga menanyakan, apakah ada daerah yang terkendala dalam komunikasi ke Bulog.

Namun Kepala Bulog menjelaskan kalau sejauh ini, koordinasi bersama seluruh pemerintah di daerah khususnya di Riau relatif baik.

''Alhamdulillah sejauh ini koordinasi dan komunikasi kita baik dengan seluruh kabupaten dan kota,''ungkap Kakanwil Bulog Riau Kepri Ismed Erlando.

Pada kesempatan itu, Direktur SPHP Maino juga berharap pasokan SPHP yang ada di Bulog ini benar-benar bisa memastikan kelancaran dan stabilitas harga pangan di Riau, termasuk di Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala DKP Pekanbaru, H. Maisisco menjelaskan bahwa beras SPHP saat ini menjadi komoditas pangan yang paling banyak peminatnya di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru.

Hal tersebut, jelas dia, tercermin dari ketika pemerintah menyetop pasokan beras SPHP beberapa waktu lalu.

''Ketika disetop itu, memang sempat ramai, banyak yang tanya ke kita, kenapa beras SPHP tidak ada. Dan yang pasti, harga beras SPHP pun langsung mengalami kenaikan. Itu artinya, beras SPHP ini sangat ditunggu dan dibutuhkan oleh masyarakat,''ungkap Maisisco.

Namun, sejauh ini, pasca penyaluran kembali oleh pemerintah, pasokan SPHP di Pekanbaru sudah kembali lancar.

Ditambah lagi dengan pelaksanaan Gerakan pangan Murah (GPM), pasar murah maupun Mobil Pangan keliling Pak AMAN yang diinisiasi DKP, sudah tidak ada lagi masyarakat yang menanyakan soal beras SPHP ini.

''Artinya, beras ini sudah terdistribusi di tengah masyarakat,''ungkap Maisisco.

Sementara itu, dalam penjelasan kepada riausky beberapa waktu lalu, Pemimpin Wilayah Bulog Riau Kepri Ismed Erlando mengungkapkan kalau saat ini, Bulog memiliki stok sebanyak 18.000 ton beras SPHP di wilayah Riau.

Jumlah tersebut, jelas Ismed, cukup untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat sampai berakhirnya momen Idul Fitri yang akan datang.

Selain mengecek ketersediaan beras SPHP, pada kesempatan tersebut, Direktur SPHP Bapanas juga melakukan pengecekan ketersediaan minyakita juga gula.

Di gudang Bulog Riau Kepri sendiri, ketersediaan pasokan untuk gula dan minyak goreng masih sangat mencukupi.

Untuk minyak goreng merek Minyakita, Ismet menjelaskan kalau saat ini, Bulog juga sudah memiliki stok yang mencukupi, yakni sebanyak 55.000 ton.

Selain itu, juga ada tambahan sebanyak 500 ton lagi minyakita dari distributor.

Sementara untuk gula, saat ini tersedia sebanyak 27.000 ton.

''Semuanya masih sangat mencukupi. Kalau pun kurang, kita masih bisa melakukan penambahan,'' kata Ismed  yang juga didampingi Manejer  Operasional Parluhutan Siregar dan beberapa unsur pimpinan lainnya.(R04)

 

 

Terkini