PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Mahasiswa angkatan 2021 Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) Reka Miftahul Hayati menjadi perwakilan Riau mengikuti kegiatan Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Perguruan Tinggi (PT) se – Indonesia. Kegiatan berlangsung di Universitas Islam Kalimantan MAB, Handil Bakti, Kalimantan Selatan.
Temu Bhakti KSR PMI PT se-Indonesia merupakan kegiatan berskala nasional yang diadakan dua tahun sekali. Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya seluruh KSR PMI perguruan tinggi dari berbagai daerah untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas isu-isu sosial dan kemanusiaan. Selain itu, ada juga workshop kebencanaan, sidang-sidang pleno hingga paripurna, serta kunjungan lapangan ke tempat bersejarah di Kalimantan.
“Saya hadir mewakili KSR PMI Unit UIR, sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Riau. Awalnya saya dihubungi oleh panitia pelaksana, kemudian saya mempelajari proposal kegiatan mereka. Setelah tertarik, saya mengajukan permohonan ke rektorat. Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berangkat mewakili Riau dan UIR”, tutur Reka.
Kegiatan bertujuan membangun kembali komunikasi antar sesama KSR PMI PT se-Indonesia, menghidupkan kembali forum yang telah lama vakum, serta membahas arah kerja bersama, termasuk pemilihan koordinator pusat.
Kegiatannya meliputi sharing session antar komandan dari berbagai daerah, workshop kebencanaan, berbagai sidang yang membahas kelanjutan forum komunikasi KSR, hingga penentuan tuan rumah untuk Temu Bhakti selanjutnya.
“Yang paling berkesan adalah saat sidang pleno. Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga larut malam, dan menjadi momen yang luar biasa karena di sana kita bisa menyaksikan semangat para komandan dalam berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Sharing session juga sangat berkesan karena menjadi ajang tukar pikiran dan mencari solusi bersama.”, tambah Reka.
Usai mengikuti kegiatan ini, Reka berdiskusi dengan bidang relawan Provinsi dan sepakat untuk membentuk forum komunikasi daerah dan mulai menghubungi unit-unit yang ada, baik secara langsung maupun daring, untuk mensosialisasikan hasil kegiatan dan rencana ke depan. (hms)