TEMBILAHAN (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berkomitmen untuk memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat, khususnya yang bergantung pada sektor pertanian kelapa rakyat.
Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, pada akhir pekan ini , menyampaikan sejumlah langkah strategis yang tengah diupayakan pemerintah daerah dalam merespon fluktuasi harga kelapa yang belakangan ini dikeluhkan oleh masyarakat.
Dalam keterangannya, Bupati Herman menekankan bahwa persoalan perkelapaan merupakan isu kompleks yang memerlukan penanganan menyeluruh, konsisten, dan berkelanjutan.
Menurutnya, hasil dari perbaikan yang dilakukan saat ini mungkin belum sepenuhnya dirasakan oleh generasi sekarang. Namun, ia berharap upaya tersebut akan menjadi fondasi kuat bagi kesejahteraan anak cucu di masa mendatang.
Berbagai Upaya yang Sedang Dilakukan Pemerintah Daerah, dikatakan Bupati Herman adalah:
Pertama, Pemkab Inhil mendorong Kementerian terkait agar tidak memberlakukan moratorium ekspor kelapa.
Dengan dibukanya kembali kran ekspor ke pasar luar negeri secara luas, diharapkan permintaan terhadap kelapa rakyat meningkat dan harga pun lebih stabil.
Kedua, Pemerintah daerah juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk segera menyusun regulasi terkait harga minimal kelapa, sebagaimana telah diterapkan pada komoditas kelapa sawit.
Langkah ini dimaksudkan untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang merugikan.
Ketiga, Meningkatkan Akses Transportasi dan Pelabuhan Alternatif
Upaya peningkatan konektivitas perdagangan antar daerah terus dilakukan, termasuk pengembangan jalur kapal Ro-Ro yang dapat menjadi alternatif pelabuhan dagang.
Ini bertujuan memperlancar distribusi hasil pertanian dan memperluas jangkauan pasar.
Keempat adalah, melakukan normalisasi parit dan penguatan Infrastruktur
Disebutkan dia, saat ini ada tak kurang dari sekitar 80.000 hektare kebun kelapa milik masyarakat di Inhil \ terendam air.
Pemerintah daerah memprioritaskan program normalisasi parit, penguatan tanggul, serta perbaikan infrastruktur penunjang lainnya agar mobilitas dan produktivitas ekonomi masyarakat bisa meningkat.(cr6)