PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melakukan panen raya jagung pipil yang ditanam oleh Kelompok Tani Amara Jaya di Jalan Uka, Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani, Kamis (5/6/2025) siang tadi.
Panen di atas lahan pertanian seluas 12 hektare dan merupakan salah satu areal pertanian terluas yang dikelola oleh kelompok tani di Kota Pekanbaru.
"Panen raya yang kita laksanakan hari ini adalah bukti sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Irjen Herry Heryawan, dalam acara yang dilaksanakan bersamaan dengan panen raya jagung pipil se Indonesia yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.
Pada kesempatan itu, Kapolda Herry bersama Asisten I Zulkifli Syukur juga Wali Kota Pekanbaru mememetik secara simbolis jagung siap panen yang sudah ditanam selama 3 bulan terakhir oleh kelompok tani Amara Jaya ini.
Hasil penanaman ini diakui Kapolda sangat baik terlihat dari kualitas jagung yang dihasilkan.
Sementara itu, Asisten I Sekdaprov Riau Zulkifli Syukur menjelaskan, bahwa panen yang dilaksanakan di Pekanbaru ini adalah bukti kalau Provinsi Riau mempunyai potensi besar dalam menghasilkan tanaman pangan.
Bila sebelumnya, untuk jagung pernah dipanen dengan kapasitas 82 ton di Kabupaten Kampar dan Inhu, dan saat ini di Pekanbaru.
Zulkifli mengajak semuanya saling bersinergi, satu sama lain dengan maksimal pula. Dengan berperan aktif dalam peningkatan ketahanan pangan, program swasembada pangan Indonesia bisa tercapai.
"InsyaAllah, dengan semangat dan kebersamaan ini, kita akan mampu mewujudkan swasembada pangan yang dimulai dari Riau, untuk Indonesia. Mari manfaatkan lahan tidur, optimalkan potensi lokal, dan kuatkan kemandirian pangan dari hulu hingga hilir," ajaknya penuh semangat.
Kelompok Tani Amara Jaya sendiri merupakan salah satu kelompok tani terlama yang sampai hari ini masih eksis dalam pemberdayaan sektor pertanian, khususnya melalui tanaman hortikultura.
Pilihan menanam jagung ini sendiri, dikatakan Ketua Kelompok Tani Amarajaya, Azis adalah terinsiasi oleh tantangan presiden Prabowo Subianto untuk bisa melakukan swasembada jagung.
''Kami aslinya kan bukan menanam jagung pipil ini. Kalau jagung manis sering. Tapi karena ada tantangan dari presiden untuk swasembada, maka kami menanam jagung,''ungkap Azis kepada riausky.com beberapa waktu lalu.
Secara produktivitas, pihaknya yakin akan bisa terus berkontribusi untuk menanam jagung pipil ini. Namun, dia tidak menafikan pentingnya dukungan dalam teknologi pengolahan lahan dan alat pipil jagung.
''Ya, kalau kita didukung dengan traktor atau Jhonder dan alat pipil, tentu kami bisa lebih produktif lagi. Karena, jujur saja,. mengelola lahan seluas ini secara manual itu sangat sulit dan butuh waktu. Tapi kalau dibantu dengan peralatan tentu kita bisa lebih optimal lagi dalam produksinya,'' kata dia.
Azis sendiri mengaku pihaknya memiliki lahan tanam untuk komoditas jagung ini seluas lebih kurang 18 hektare. Dan saat ini, sudah hampir sebagian besarnya ditanami.
Selain menanam jagung, kelompok tani Amara Jaya juga menanam cabai, semangka maupun melon.
Untuk semangka dan melon, dia mengakui kalau produksi yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di pasar-pasar lokal, namun juga hingga ke pulau Jawa.
Tampak hadir mendampingi dalam kegiatan panen raya ini Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Waki Wali Kota Markarius, Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Maisisco, Kadis Pertanian dan Perikanan Muhammad Firdaus, Camat Tuah Madani Dr Nurhasminsyah, perwakilan Bulog Riau Kepri juga perwakilan dari PT Widia Jaya.
Hasil panen jagung pipil Kelompok Tani Amara Jaya ini rencananya akan dibeli oleh PT Widia Jaya Group, salah satu perusahaan penyuplai jagung pipil untuk usaha peternakan di wilayah Sumatera Barat.(R06)