BERUSAHA REALISTIS, Pemko Pekanbaru Targetkan Belanja APBD Rp3 Triliun Tahun Ini

Rabu, 11 Juni 2025 | 04:38:11 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyebutkan kalau saat ini Pemko Pekanbaru berupaya realistis dalam pengalokasiaan dan penggunaan anggaran.

Meskipun APBD Pekanbaru telah dipatok sebesar Rp3,2 triliun untuk tahun 2025 ini, namun, pihaknya memperkirakan belanja maksimal yang akan dilaksanakan oleh Pemko Pekanbaru hanya sebsar Rp3 triliun.

Itu disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar selepas Rapat paripurna Penyampaian Rancangan peraturan Daerah Kota Pekanbaru Tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024, Selasa (10/6/2025).

''Kita memang agak hati-hati untuk tahun 2025 ini, minimal kita tidak nambah tunda bayarlah pada tahun 2025 ini,''ungkap Markarius.

Karena itulah, sebut dia, sampai saat ini, Pemko Pekanbaru masih melakukan efisiensi anggaran, rasionalisasi supaya prediksi atau perkiraan perencanaan pendapatan dan belanja daerah ini tidak terlalu jauh meleset dibandingkan dengan apa yang sedang disusun.

''Kalau tahun ini kan sudah diketuk palu Rp3,2 triliun. Ya, mungkin kita perkirakan  sesuai dengan berapa total belanja yang  bisa dialokasikan. Sementara ini, mungkin paling banyak di angka Rp3 triliun. Adapun Rp200 miliarnya, kita coba,'' jelas politisi PKS ini.

Dia juga tidak menafikan bahwa beberapa waktu lalu Pemko pekanbaru melakukan penghitungan ulang dengan melakukan efisiensi dan didapatkan angka berkisar Rp280 miliar.

''Jadi kita anggap yang Rp280 miliar ini kita bekukan dulu, kita anggap APBD kita saat ini Rp3 triliun,'' jelas dia.

Anggaran itu,  sebut Markarius yang saat ini di gunakan untuk beberapa kegiatan proiritas saat ini, seperti perbaikan jalan berlobang yang besarannya berkisar Rp80 miliar, penanganan sampah dan lainnya.

''Sampai saat ini kita masih terus menggali terus. Proses pembahasan bersama OPD juga masih berlangsung. Kita masih cari yang mana yang masih bisa digeser,'' kata dia.

''Nah, nanti, kalau perhitungan kita ketemu, sesuai dengan perhitungan awal Rp3,2 triliun, maka itu nanti bisa kita gunakan untuk tunda bayar,'' jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, saat ini, jelas Markarius, Pemko Pekanbaru masih berikhtiar untuk menagih tunda salur dari pemerintah Provinsi Riau tahun 2024, sebesar Rp150 miliar. Ditambah tahun 2025 ini, diperkirakan totalnya bisa menjadi sekitar Rp200-an miliar.

''Nah, kalau tunda salur ini ditunaikan, maka ini juga bisa digunakan untuk mencicil tunda bayar 2024,'' tutup dia.

Sebagaimana diketahui, anggaran keuangan Pemko Pekanbaru pada tahun 2025 ini memburuk disebabkan tidak matangnya perhitungan anggaran pada tahun 2024 lalu yang merimbas pada banyaknya kegiatan yang mengalami tunda bayar.

Pada tahun 2024 lalu, Pemko Pekanbaru, Pemko Pekanbaru menetapkan pagu APBD sebesar Rp3,2 triliun. Sementara kemampuan pemerintah dari sisi penerimaan hanya berkisar Rp2,7 miliar.  Kondisi ini juga semakin memberat karena terjadi tunda salur penerimaan daerah dari pemerintah provinsi Riau yang besarannya berkisar Rp150 miliar. (R04)

Terkini