Komisi IV DPR RI Reses di Pekanbaru, Bahas Beras Bersama Bulog dan Bapanas

Jumat, 20 Juni 2025 | 14:02:55 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Komisi IV Dewan perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses ke Pekanbaru.

Rombongan anggota Komisi IV melakukan pertemuan dengan Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga Kementerian Pertanian juga Pemprov Riau yang diwakili Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Memimpin pertemuan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV Ahmad Yohan didampingi Sekretaris Bapanas Sarwo Edhy, Direktur SDM Bulog Sudarsono Hardjosoekarto, Dirjen Sarana dan prasarana Kementerian pertanian Andi Nur Alamsyah juga Kabid Ketahanan Pangan DPTPH Provinsi Riau, Wiwik Suryani.

Pada kesempatan tersebut, pembahasan berkaitan dengan sejumlah persoalan, salah satunya  terkait dengan ketersediaan beras  dan upaya intensifikasi sektor pangan dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.

Itu salah satunya disampaikan anggota Komisi IV Firman Subagyo.

Firman menyebutkan, bahwa di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan, pemerintah masih sering terjebak pada upaya ekstensifikasi dengan membuka lahan baru.

Hal tersebut, dikatakan Firman, pada akhirnya menjadi salah satu permasalahan besar yang dihadapi, berkaitan dengan kerusakan lingkungan.

Dia berharap pemerintah, khususnya melalui Kementerian Pertanian untuk memperhatian pengembangan teknologi dalam pengolahan sektor pertanian.

Itu juga disampaikan anggota DPR RI, Guntur Sasono menjelaskan perihal apresiasnya terhadap keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan khususnya beras dalam waktu 6 bulan.

Namun begitu, keberhasilan tersebut juga tidak sepenuhnya berjalan beriringan dengan harapan terhadap peran Bulog.

''Beberapa aturan menyebabkan di beberapa daerah, banyak beras yang dihasilkan petani tidak bisa terserap oleh Bulog. Dan ini menyebabkan nama Bulog juga kurang baik di masyarakat,'' ungkap Guntur.

Dia pun mengimbau agar Bulog bisa menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan serapan bahan pangan sehingga bisa mengoptimalkan peran Bulog ke depannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPTPH Provinsi Riau, Wiwik Suryani menyampaikan kondisi terkini tentang langkah yang dilakukan telah dilakukan oleh Pemprov  Riau dalam mendukung swasembada pangan.

Salah satunya adalah penanaman padi gogo yang dilaksanakan bekerja sama dengan jajaran TNI di sejumlah kabupaten.

Wiwik juga menjelaskan, sebagai daerah yang juga diberikan beban untuk meningkatkan produksi gabah beras, Wiwik menjelaskan upaya telah dilaksanakan.

Dia juga menjelaskan, Riau saat ini baru mampu memproduksi kurang dari 25 persen gabah. Dan itu mengharuskan, pasokan beras Riau didatangkan dari luar wilayah Riau seperti Sumbar dan Sumut.

Namun, hal tersebut tak mengurangi semangat pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas lahan untuk budidaya tanaman pangan, termasuk beras, menggunakan komoditas padi gogo.

Pihaknya juga  melakukan intensifikasi dengan pemanfaatan bibit terbaik.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) H. Miasisco, Kepala Bulog Riau Kepri Ismed Erlando juga jajaran OPD terkait.(R04) 

Terkini