Hari Ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman Kunjungi Sentra Padi di Sabak Auh Siak

Rabu, 23 Juli 2025 | 08:50:17 WIB

SIAK (RIAUSKY.COM)- Bupati Siak, Afni Z, menghadiri langsung Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam, Optimalisasi Lahan (Oplah), dan CSR pertanian bersama Menteri Pertanian RI dan Gubernur Riau. 

Rakor ini dihadiri oleh kepala daerah se-Provinsi Riau dan jajaran dinas pertanian dalam rangka memperkuat sinergi program ketahanan pangan nasional. Acara berlangsung di Balai Serindit, Aula Gubernuran, Selasa (22/7/2025).

Kabupaten Siak termasuk salah satu daerah yang akan menjadi lokasi kunjungan Menteri dalam program Oplah. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Afni menyampaikan dukungan penuh terhadap program Kementerian Pertanian. 

Ia berharap kunjungan Menteri Pertanian ke Siak nantinya menjadi momentum untuk memperjuangkan kepentingan petani dan mempercepat realisasi program pertanian yang berpihak kepada masyarakat.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P direncanakan akan turun langsung di Kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak - Rabu, 23 Juli 2025.

Kunjungan ini dalam rangka Percepatan Program Swasembada Pangan Sebagaimana Tertuang Dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Melalui Kegiatan Optimalisasi Lahan.

Sebelumnya, di hadapan Gubernur Riau, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan sektor pertanian harus menjadi fokus utama dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Riau adalah potensi besar untuk mendukung kemandirian pangan, khususnya di wilayah Sumatera.

“Kami melihat Riau memiliki potensi luar biasa, dengan lahan sekitar 59.000 hektare. Tahun ini, kami telah mengalokasikan anggaran untuk pengembangan 10.000 hektare. Ke depan, kita akan dorong hilirisasi kelapa agar petani mendapatkan nilai tambah,” ujarnya.

Dijelaskan, ketahanan pangan adalah prioritas utama yang telah ditekankan langsung oleh Presiden RI Prabowo. Terutama, dalam menghadapi ancaman krisis iklim dan guncangan global yang berdampak pada distribusi pangan.

“Lihat potensi Riau, penduduknya 7 juta ya Pak Gubernur, pangannya harus beres. Kenapa harus beres, karena bila mana terjadi goncangan iklim, pangan adalah vital. Sehingga Bapak Presiden minta fokus pada pangan,” jelasnya.

Diungkapkan, hilirisasi sektor pertanian juga tidak kalah penting. Dengan optimalisasi hasil panen, petani bisa meraih nilai ekonomi yang lebih tinggi dan memperkuat daerah.

“Kalau hilirisasi berjalan baik, maka ketahanan ekonomi dan pangan akan saling menguatkan. Hari ini kami datang untuk melihat bagaimana potensi pertanian yang ada di Riau. Generasi mendatang harus kita siapkan dari sekarang. Kalau sudah dipersiapkan, Riau bisa mandiri pangan,” tambahnya.

Mentan Amran juga menerangkan risiko jika kemandirian pangan tidak tercapai. Hal itu, tentu saja bisa dapat meningkatkan angka inflasi. Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya investasi jangka panjang dalam pertanian. 

“Jika tidak mandiri pangan, seluruh biaya transport pangan dari Sumatera Barat ditanggung oleh masyarakat Riau. Inflasinya naik dan kontribusi inflasi tertinggi itu ada di pangan, terutama beras,” terangnya.(R08)

Terkini