Sulastri Agung Sosialisasikan Program B2SA kepada Murid SDN 111 Kualu

Rabu, 30 Juli 2025 | 10:26:51 WIB
Ketua TP PKK Pekanbaru Hj Sulastri Agung Nugroho dan Wakil Ketua I TP PKK Sari Rahmawati foto bersama para siswa dalam sosialisasi B2SA di SDN 111 Kualu, Kecamatan Tuah Madani, Rabu (30/7/2025).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ketua TP PKK Pekanbaru Hj Sulastri Agung Nugroho semakin massif mendukung sosialisasi program pemberian makanan  Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Kota Pekanbaru melalui B2SA Goes to School.

Pada Rabu (30/7/2025) pagi tadi, Sulastri kembali turun langsung memberikan pemahaman kepada para guru dan murid tentang pentingnya memahami B2SA dalam mendukung pola konsumsi yang sehat dalam mendukung generasi emas di Kota Pekanbaru.

Dijelaskan Sulastri, yang saat itu juga didampingi Ketua I TP PKK Pekanbaru, dr. Sari Rahmawati, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan  Dinas Ketahanan Pangan Yarnengsih Alam, Kabid SD Disdik Pekanbaru, Camat Tuah Madani Dr Nurhasminsyah, selama ini, masyarakat mengenal program 4 Sehat Lima Sempurna.

''Saat ini, untuk dapat dikatakan sehat, maka makanan yang dikonsumsi haruslah makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA),'' ungkap Sulastri.

Dengan memberikan pemahaman tentang bagaimana makanan yang dikatakan B2SA ini kepada murid di sekolah, diharapkan, sesampainya di rumah, mereka juga menularkan pengetahuan yang didapatkan kepada orang tua dan keluarga.

Sulastri juga mengajak semua pihak untuk dapat berkolaborasi dalam melaksanakan program ini, mengingat tumbuh kembang anak salah satunya tergantung dari asupan makanan dan gizi yang didapatkan.

''Kita ingin, program ini terus digaungkan, sehingga sosialisasinya berjalan di seluruh sekolah, dan menjadi acuan dalam mendukung makanan bergizi bagi anak-anak usia sekolah,'' harap dia.

Kolaborasi ini juga tak hanya melibatkan pemerintah, namun juga tentunya kalangan swasta, juga masyarakat sekitar.

Dengan semakin masifnya sosialisasi yang dilakukan seperti saat ini, anak-anak di Pekanbaru akan bisa mendapatkan asupan makanan yang sehat di rumah dari orang tuanya. Dan kita harapkan juga ke depan tidak ada lagi anak Pekanbaru yang kekurangan gizi.

Sulastri, pada kesempatna itu juga menjelaskan saat ini pemerintah kota Pekanbaru sedang menghimpun data dari anak-anak Pekanbaru yang masih putus sekolah di seluruh kecamatan.

Karena kebijakan Pemko saat ini tidak boleh lagi ada anak usia sekolah yang tidak sekolah, lanjut Sulastri, maka dia berharap upaya kolaborasi dari semua pihak untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak di sekitar tempat tinggal, sekolah, yang statusnya putus sekolah.

Dia juga mengajak Tim PKK kecamatan dan kelurahan melalui kader Posyandu, bisa bekerja sama menginventarisir anak-anak warga yang kondisinya tidak sekolah atau putus sekolah.

''Karena tidak boleh ada lagi anak-anak Pekanbaru yang tidak sekolah itu,'' imbuh dia lagi.

Pada kegiatan sosialisasi B2SA ini, juga dilakukan pemberian makan bergizi kepada para murid.

Sulastri berharap apa yang dilaksanakan di sekolah ini nantinya  bisa tersosialisasi juga hingga ke rumah tangga dan orang tua.(R04)

 

Terkini