UIR dan PPI Riau Gelar FGD Bertajuk “Ekosistem Keselamatan Moda Transportasi di Provinsi Riau”

Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:07:37 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Universitas Islam Riau (UIR) bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Ekosistem Keselamatan Moda Transportasi di Provinsi Riau”. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa UIR ini berlangsung pada Selasa, (12/08/2025) di Ruang Auditorium Gedung Rektorat UIR.

FDG menghadirkan beberapa pemangku kepentingan mulai dari Pemerintahan, Perguruan Tinggi, Instansi Swasta hingga Praktisi Keselamatan Transportasi. Seperti yang disampaikan Ir. Ulul Azmi, S.T.,M.Si.,CST.,IPM.,ASEAN Eng selaku Ketua PII Wilayah Riau menyebut, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus kecelakaan yang terjadi di Provinsi Riau.

“Kegiatan didasari oleh rasa perihatin kami terhadap tingginya angka kecelakaan transportasi. FGD hari ini menjadi wadah untuk menegaskan pentingnya keselamatan yang tidak dapat ditumpangkan sepenuhnya kepada Jasa Raharja, dimana pada hari ini terdapat rekan – rekan mahasiswa yang menjadi agent of change dan diharapkan mampu mendorong kesadaran keselamatan di lingkungan masyarakat”, terang Ir. Ulul Azmi, S.T.,M.Si.,CST.,IPM.,ASEAN Eng.

Sementara itu Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Dakwah Islamiyah, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Deddy Purnomo Retno, S.T.,M.T.,GP.A-Utama yang juga menjabat sebagai Penasihat Akademik PII Wilayah Riau juga menyampaikan hal serupa.
“FGD hari ini diprakasai oleh pihak yang peduli terhadap moda transportasi keselamatan, seperti yang kita lihat terdapat berbagai faktor penyebab kecelakaan yang menjadi soroton diantaranya jalan rusak hingga kendaraan yang tidak memenuhi standar keamanan. Melalui FGD diharapkan lahir langkah kongkrit untuk meningkatkan angka keselamatan transportasi di Riau”, ujar Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Deddy Purnomo Retno, S.T.,M.T.,GP.A-Utama.

Tingginya angka kecelakaan di Riau juga dibenarkan oleh Muhammad Hidayat,SE selaku Kepala Kantor Wilayah Riau PT. Jasa Raharja. Hingga Juli 2025 Jasaraharja Riau telah menyalurkan dana kepada masyarakat sekitar 39,4 Millayar, terdapat sekitar 1190 orang yang mengalami kecelakaan yang didominasi oleh kendaraan sepeda motor.

Tingginya angka tersebut tentu FGD bertajuk “Ekosistem Keselamatan Moda Transportasi” sangat penting untuk digelar. Forum yang dibuka langsung oleh Gubernur Riau diwakili Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR RKPP Riau Wahyu Anugrah, S.T terbagi menjadi dua sesi.

Sesi dipandu oleh Ir. Jhonni Rahman,B.Eng.,M.Eng.,Ph.D.Eng.,IPP selaku Dosen Fakultas Teknik UIR dengan narasumber pertama Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat,SIK.,MH membahas soal Penegakan Hukum dan Edukasi Keselamatan Transportasi di Jalan Raya. Narasumber kedua Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara,ST,MT diwakili oleh Suriyatno,ST.MT Penata Kelola Jalan dan Jembatan Muda BPJN Riau membahas Standar Infrastruktur Jalan Aman dan Kontribusi Rekayasa Sipil.

Narasumber ketiga Dr.Ir.Muchammad Zaenal Muttaqin,ST.,M.Sc.,IPM selaku Dosen Universitas Islam Riau atau Pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Provinsi Riau membahas Konstribusi Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Teknologi dan Edukasi Keselamatan Mode Transportasi). Sedangkan narasumber keempat yakni Direktur PT. Adhi Jalintim Riau Ir. Lalu Iqbal Kamaludin,ST.,MBA membahas Konstruksi Jalan Berbasis Safety Engineering : Mewujudkan Jalur Tranportasi Aman dan Andal

Selanjutnya FGD sesi kedua dipandu oleh Desi Gustiani,ST.,MT, dengan narasumber pertama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau Muttaqin,ST.,M.MTr membahas Pengendalian dan Penegakan ODOL Sebagai Upaya Perlindungan Pengguna Jalan dan Pencegahan Kecelakaan. Narasumber kedua Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai Capt. Diaz Saputra,Dipl,TSI.,M.B.A diwakili Oleh Dr.Capt.Tommy Aronda,M.Si.,M.Mar Kepala Seksi Perencanaan dan Pembangunan KSOP Kelas I Dumai membahas Keselamatan Transportasi Laut: Pengawasan dan Penanganan Risiko Kecelakaan Pelayaran)

Sedangkan narasumber ketiga sesi kedua diisi oleh Praktisi K3 atau Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia Provinsi Wilayah Riau Dr.(Cand).Ir.Rival Lino,ST.,MT.,IPU.,ASEAN Eng yang membahas soal Manajemen Risiko dan K3 Terintegritas dalam Sistem Transportasi Modern: Dari Infrastuktur ke SDM.

Guna menjalin kerjasama yang berkelanjutan UIR juga meneken penjanjian Kerjasama berupa MoU dengan PII Wilayah Riau, serta MoA dengan Fakultas Teknik UIR. Pada akhir kegiatan UIR juga menerima cendramata berupa pohon dari Direktur Lalu Lintas Polda Riau sebagai bentuk ungkapan terimakasih telah menjadi tuan rumah dalam Focus Group Discussion hari ini. (hms/smh)

Terkini