PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru akhirnya resmi beroperasi. Itu ditandai dengan soft opening yang dilakukan Sabtu (16/8/2025) malam tadi.
Wali kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali kota Markarius Anwar memboyong seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk hadir meramaikan area kulineran yang menjadi wajah baru pengembangan UMKM di Kota Pekanbaru yang kini diberi nama City Walk Pekanbaru.
Agung menyebutkan, kehadiran Taman Labuai ini diharapkan akan menjadi salah satu sentra kuliner di Pekanbaru. Dan dia berharap Taman labuai ini akan bisa bisa menjadi ikon untuk mendongkrak dan membangkitkan ekonomi kretif dan pelaku UMKM yang ada di Kota Pekanbaru.
Dengan sejumlah tenan dan fasilitas terbaik yang telah disediakan, Agung optimis kalau kehadiran Taman Labuai ini akan mampu bersaing dan menjadi salah satu sentra ekonomi baru di Kota Pekanbaru.
Dan dia mengajak seluruh masyarakat Kota Pekanbaru untuk datang dan menikmati suasana tenang dan nyaman sembari menikmati kulineran yang tersedia di Taman labuai ini.
Pada momen Soft Opening malam tadi, dilaksanakan sejumlah iven, salah satunya adalah pagelaran busana hasil kreasi Dekranasda Kota Pekanbaru.
Wali Kota Agung dan Wakil Wali Kota Markarius beserta istri bersama para pejabat juga menikmati kebersamaan mereka dengan duduk dan berbincang santai di salah satu pusat jajanan.
Tampak juga hadir Pj.Sekdako Zulhelmi Arifin, jajaran asisten juga kepala dinas dan badan di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Dari pantauan, dari sekitar 10 tempat usaha yang disediakan, hampir sebagian besar sudah mulai beroperasi pada Soft Opening malam tadi.
Mulai dari sate, mie ramen, kedai kopi, makanan khas pekanbaru maupun toko Dekranasda tampak ikut hadir dengan aneka kekhasan yang dihadirkan.
Taman labuai sendiri sebenarnya bukanlah sentra kuliner baru di Kota Pekanbaru. Kawasan ini sudah didirikan semenjak sekitar 20 tahun lalu di masa pemerintahan Wali Kota Herman Abdullah.
Namun, dikarenakan kurangnya daya tarik yang dihadirkan serta minimnya infrastrukur pendukung seperti lampu penerangan jalan, akhirnya selama 15 tahun terakhir, kawasan Taman Labuai ini mati dan tidak terurus.
Di masa Pj. Wali Kota Muflihun, Taman Labuai kembali dilirik seiring dengan menjamurnya usaha kulineran di Kota Pekanbaru.
Targetnya tentu saja untuk memberikan pilihan pada masyarakat dan pengunjung untuk menikmati kuliner tentu juga berkaitan dengan potensi pendapatan asli daerah yang bisa diraup.
Proses renovasi kawasan dan fasilitas pendukung Taman Labuai ini sendiri sudah rampung pada pertengahan 2024 lalu. Namun, tak kunjung dioperasikan.
Baru pada pemerintahan Wali Kota Agung Nugroho, Taman Labuai kembali dilirik. Setelah pembenahan beberapa fasilitas pendukung, seperti toilet dan lampu penerangan, akhirnya malam tadi Taman Labuai reborn.(R06)