JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah daerah perlu melakukan stimulasi pertumbuhan ekonomi di daerahnya masing-masing.
Itu disampaikan Menkeu Purbaya saat menjadi nara sumber pada Rakor Inflasi Kementerian Dalam Negeri bersama seluruh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se Indonesia.
Ada tiga cara yang bisa digunakan untuk mendukung upaya tersebut, yakni, melakukan belanja daerah secara cepat, tepat dan produktif.
Purbaya menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah terus menggesa pertumbuhan ekonomi di luar pulau jawa. Ini, sebut dia, dalam upaya mencegah anggapan kalau pertumbuhan ekonomi hanya terjadi di pulau Jawa.
''DI jawa, hampir separuh ekonomi masih bergerak dari sektor pengiolahan yang masih solid. Sumatera dan Kalimantan tumbuh dari pertanian dan perdagangan. Ke depan dua wilayah ini harus diperkuat supaya pertumbuhannya lebih merata dan tidak bergantung pada komoditas saja,''kata dia.
''Jadi untuk daerah-daerah yang punya uang banyak karena komoditas, coba mulai pikir pelan-pelan untuk melakukan diversifikasi bukan hanya yang komoditas saja, nanti kalau komoditasnya habis, anda punya sumber pendapatan baru,'' kata dia.
Karena itu, lanjut Purbaya, pemda harus berani melakukan investasi dalam jangka panjang.
''uangnya jangan dianggurin. Kalau punya uang banyak, mulailah inves di industri dan lain-lain, utamanya di sumber daya manusia di daerah itu,'' imbau dia.
Dilanjutkan Purbaya, Sulawesi tumbuh paling tinggi, ditopang hilirisasi industri dan ini bukti nyata bahwa strategi nilai tambah di daerah memang berhasil. Dan Tinggal dijaga supaya pertumbuhannya tetap berkelanjutan.
''Sulawesi sudah puluhan tahun tumbuhnya di atas 7 persen terus dan ini perlu ditiru oleh daerah-daerah lainnya. Maluku, Papua dan Balinustra juga mulai bangkit, masing-maing dari industri pengolahan dan pariwisata,'' kata dia.
Begitu pun, Purbaya juga menekankan kembali bahwa berbagai risiko tetap harus diantisipasi. Karena itulah, Pemda perlu terus menstimulasi perekonomian di daeahnya lewat belanjja yang cepat, tepat dan produktif.
Purbaya juga memuji tentang kondisi inflasi di daerah yang saat ini disebutkan secara umum dalam kondisi terkendali.
Dari 38 provinsi, jelas Purbaya, 37 di antaranya mencatat infasli positif. Hanya Maluku Utara yang mengalamisedikit deflasi.
25 provinsi sudah dalam rentang target nasional artinya, pengendalian harga di daerah sudah berjalan cukup baik.(R02)