PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Masjid Al-Munawwaroh Universitas Islam Riau (UIR) kembali terlibat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-21 dan Jambore Nasional Asosiasi Mesjid Kampus Indonesia (AMKI) tahun 2025 yang dilaksanakan di Universitas Brawijaya, Malang. UIR menugaskan Takmir Masjid Ustadz Juli Syawaldi, S.Pd.I., M.Pd.
Kegiatan mengusung tema “Membangun Kampus Sebagai Pusat Islam Rahmatan Lil Alamin Di Era Sain Dan Teknologi. Acara dibuka langsung oleh Mentri Diktisaintek Prof. Brian Yuliarto, ST., M. Eng. Ph.D sekaligus sebagai keynote speech. Dalam hal ini Mendiktisaintek menekankan pentingnya menjadikan masjid kampus sebagai episentrum penguatan nilai-nilai Islam yang moderat, humanis dan berorientasi pada kemaslahatan semesta.
Rangkaian agenda rakernas dan Jambore Amki Muda di hadiri para narasumber yang berkompeten pada bidangnya sepeeti Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D, Wamen Diktisaintek Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, Anggota DPR Ri dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed dan Prof. Dr. Moh. Mahfdu MD sebagai pembicara pada saat penutupan.
Selain itu, Ketua Umum PP. AMKI Prof. Ir. Hermawan K.D., MSEE., Ph.D menceritakan sejarah berdirinya AMKI. Ia menuturkan, AMKI telah berdiri sejak 2 dekade lalu dan telah melakukan banyak kerja sama dan program kerja, salah satu program kerja AMKI yang sangat membantu mahasiswa adalah Rumah Amal. Melalui hal tersebut, banyak mahasiswa yang memperoleh beasiswa untuk pendidikan. “Masjid kampus menjadi tempat pusat pendidikan peradaban dan peradaban karakter generasi muda”.
Takmir masjid Al-Munawwaroh Universitas Islam Riau Juli Syawaladi, S.Pd.I., M.Pd mengatakan bahwa “Masjid Kampus UIR selalu berperan aktif sebagai anggota AMKI dan telah mengikuti setiap acara yang diadakan oleh AMKI dalam 5 tahun terakhir. Dalam setiap pertemuan masjid-masjid Kampus se Indonesia selalu saja ada hal-hal dan ilmu baru dalam usaha untuk pengembangan program-program masjid kampus saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan masjid kampus untuk terwujudya masjid kampus yang memberikan manfaaf dan maslahat bagi masyaakat kampus dan juga masyarakat umum di sekitar kampus”.
Rakernas dan Jambore Nasional AMKI 2025 dihadiri oleh 580 peserta dari 126 Perguruan Tinggi se-Indonesia, serta menghasilkan beberapa keputusan terkait program amki kedepan serta beberapa rekomendasi – rekomendasi. Acara ditutup dengan Seminar Kebangsaan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Moh Mahfud MD bertajuk “Ad-Diin wa as-Sulthan”. (hms/smh/rls)