Tahun Ini, Pemko Pekanbaru Himpun 88 Inovasi Daerah dari Seluruh OPD

Selasa, 16 Desember 2025 | 12:53:30 WIB

Tahun Depan, Pemko Kembangkan Fungsi Layanan MPP di Kecamatan

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar membuka Rapat Koordinasi Indeks Inovasi Daerah Kota Pekanbaru Tahun 2025, Selasa (16/12/2025) pagi tadi, di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Bersamaan dengan kegiatan ini, Wakil Wali Kota Markarius Anwar mengingatkan kepada seluruh Organisai Perangkat Daerah (OPD) untuk terus berinovasi, menghasilkan program yang mampu memberikan fungsi pelayanan maksimal dan lebih mudah kepada masyarakat.

Dikatakan Markarius, mengungkapkan Rakor Indraks Inovasi Daerah ini merupakan hal penting yang harus terus digali oleh pemerintah daerah, khususnya untuk memudahkan dalam melayani masyarakat.

Dan upaya tersebut, dikatakan dia, sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh OPD di Kota Pekanbaru, dan bentuknya bermacam-macam. Hanya saja, masih banyak inovasi tersebut belum dilaporkan dan belum diketahui oleh masyarakat.

Padahal, upaya untuk memberi pemahaman terhadap inovasi yang telah dilaksanakan itu penting dalam tujuan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. ''Karena kan semangat dari inovasi ini kan bagaimana supaya masyarakat semakin mudah,'' ungkap dia.

Selain itu, inovasi daerah ini juga perlu dilaporkan oleh pemerintah daerah, karena berkaitan dengan penilaian kinerja dari kepala daerah.

Dari 48 OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru, baru sebanyak 21 OPD yang melaporkan inovasi yang mereka lakukan, padahal, hampir seluruh OPD pasti punya inovasi.Bahkan, di satu OPD itu bisa bermacam-macam inovasinya.

Dia mencontohkan, di Dinas Kesehatan, ada  mobil IPAL, ada puskesmas yang standbye hingga pukul 21.00 WIB dan penangulangan stuntung dengan melibatkan swasta dan itu merupakan bagian dari inovasi di satu dinas.

Dan sebagai upaya untuk memotivasi seluruh OPD untuk terus berinovasi, ke depan, Wali Kota Pekanbaru juga meminta seluruh kepala OPD untuk melaporkan seluruh inovasi yang telah dilaksanakan paling lambat hingga 31 Desember 2025 yang akan datang.

''Mana yang tidak aktif dalam pelaporan inovasi daerahnya, akan ada pemotongan TPP. Dan ini merupakan bagian dari ikhtiar kita, supaya pelaporannya tetap berjalan dengan baik,'' ungkap Wakil Wali Kota.

''Kita juga ingin, kalau saat ini kita berada di urutan ke-48, pada tahun berikutnya bisa kembali naik dan menjadi salah satu kota yang terinovatif di Tanah Air,'' kata dia.

Sementara itu, Kepala Balitbang Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan dalam penjelasannya mengungkapkan kalau pada tahun ini, ada tak kurang dari 88 inovasi daerah yang dihadirkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Dan di antara inovasi tersebut, sebenarnya ada sangat banyak yang memiliki keunggulan yang bisa dijadikan sebagai solusi untuk menghadapi persoalan-persoalan dan tantangan di tengah masyarakat, khususnya untuk mendukung kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

Tampak hadir pada kegiatan Index Inovasi Daerah 2025 ini seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru, camat maupun pimpinan BUMD maupun BLUD. (R04)

 

 

 

Terkini