Pemkab Inhu Peringati Hari Bhakti Transmigrasi ke-75 di Buluh Rampai

Jumat, 19 Desember 2025 | 06:50:47 WIB

RENGAT (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Transmigrasi ke-75 di Lapangan Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kamis (18/12/2025).

Upacara bertema “Transmigrasi sebagai Strategi Nasional menuju Indonesia Emas” ini dipimpin Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian selaku inspektur upacara, serta dihadiri jajaran OPD, aparatur desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan keluarga eks-transmigrasi.

Dalam amanatnya, Sekda Zulfahmi menegaskan bahwa peringatan Hari Bhakti Transmigrasi menjadi momentum mengenang jasa para perintis transmigrasi sekaligus meneguhkan nilai perjuangan, kerja keras, dan kebersamaan dalam membangun daerah. 

Ia menyoroti kontribusi nyata transmigrasi bagi perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya di Inhu, seraya menegaskan tidak ada lagi dikotomi warga transmigrasi dan nontransmigrasi, melainkan satu kesatuan masyarakat Indragiri Hulu.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat transmigrasi, pemberian penghargaan atas pengabdian pembinaan masyarakat transmigrasi, pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Dewan Pembina Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Inhu periode 2023–2028, serta pawai kirab budaya dari sejumlah desa di Kecamatan Seberida.


Potong Tumpeng

Bersamaan dengan Hari Bhakti Transmigrasi ke -75, Pemkab Inhu juga menggelar lomba tumpeng antar desa eks-transmigrasi se-Kabupaten Inhu dalam rangka memperingati Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-75 Tahun 2025. Kegiatan yang diikuti 41 kelompok ini berlangsung di GOR Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida.

Ketua TP PKK Kabupaten Inhu Suci Rahmiani didapuk sebagai dewan juri bersama Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian dan tim PKK. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada keindahan penyajian tumpeng, tetapi juga cita rasa, kreativitas pemanfaatan bahan, proses pembuatan, serta efisiensi biaya. Para juri juga mencicipi langsung hidangan sembari berdialog dengan peserta.

Lomba ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan bahwa budaya, kebersamaan, dan kemandirian tetap menjadi fondasi penting dalam pembangunan melalui program transmigrasi. Pemerintah daerah berharap semangat tersebut terus terjaga dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan desa-desa eks-transmigrasi di Kabupaten Inhu.
 

Terkini