Komisi II DPRD Tanah Datar Jajaki Kerja Sama Pangan dengan BUMD dan Pemko Pekanbaru

Selasa, 23 Desember 2025 | 15:01:39 WIB
Foto bersama Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dedy Sambudi bersama anggota Komisi II DPRD Tanah Datar, Selasa (23/12/2025).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Datar, Selasa (23/12/2025) pagi tadi melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru.

Kunjungan ini dalam rangka menjajaki peluang kerja sama dalam penyediaan pasokan bahan pangan yang dihasilkan petani dari Tanah Datar dengan pemerintah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan milik Pemko Pekanbaru.

Anggota Komisi II DPRD Tanah Datar, H Saidani  yang juga merangkap pimpinan belasan orang rombongan menjelaskan bahwa kedatangan mereka memang khusus ditujukan untuk menjajaki peluang kerja sama penyediaan pangan antara petani di Tanah Datar dengan BUMD pangan yang ada di Kota Pekanbaru.

''Kami mendengar kalau di Sumatera ada Pekanbaru yang memiliki BUMD pangan, yakni Sarana Pangan Madani (SPM). Kami memiliki potensi pertanian yang melimpah, yang siap mendukung pada penguatan ketahanan pangan di Kota Pekanbaru,'' ungkap dia.

Saidani, pada kesempatan itu juga menjelaskan, seorong dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto, kebutuhan atas bahan pangan mengalami lonjakan yang signifikan.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Dedy Sambudi saat berdialog bersama anggota Komisi II DPRD Tanah Datar.

''Saat ini saja, dengan total 7 dapur SPPG yang sudah beroperasi di Tanah Datar, sudah terjadi kenaikan atas permintaan bahan pangan seperti beras, telur, cabai dan aneka lainnya. Kalau nantinya ada 40 lebih dapur SPPG di Tanah Datar, artinya, permintaan akan semakin banyak, dan akan terjadi persaingan yang semakin ketat untuk bisa mendapatkan pasokan pangan dari daerah penghasil ini. Karena itulah, di tahap awal ini, kami ingin menjajaki peluang Kota Pekanbaru bisa menjadi salah satu daerah pertama yang bisa bekerja sama, khususnya BUMD pangan yang ada,''ungkap Saidani yang juga ditimpali beberapa pertanyaan yang hampir sama dari anggota Komisi II DPRD Tanah Datar lainnya.

Saidani menjelaskan, Tanah Datar memiliki banyak sekali potensi pertanian yang bisa dikerjasamakan. Bukan hanya besar, namun juga telur, ayam potong, cabai merah, perikanan dan beberapa potensi sayur mayur lainnya.

''Bekerja sama dengan Tanah Datar ini lengkap. Semua ada, dan ini juga sekaligus akan memastikan kekuatan pangan untuk daerah-daerah yang bersedia melakukan kerja sama,'' ungkap Saidani.

Mewakili Pemko Pekanbaru, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi  dalam kesempatan tersebut mengaku sangat menyambut baik tawaran dari Komisi II DPRD Tanah Datar itu.

Dedy  mengungkapkan pertemuan yang dilakukan bersama Komisi II DPRD Tanah Datar ini merupakan langkah yang positif, karena, tidak dapat dinafikan, bhwa hampir sebagian dari kebutuhan pangan di Kota Pekanbaru memang masih diimpor atau didatangkan dari daerah-daerah tetangga di sekitar Kota Pekanbaru, dan salah satunya adalah Sumatera Barat dan tanah Datar khususnya.

Dan pihaknya sangat sepakat untuk dapat menindaklanjuti pertemuan ini dengan membuka peluang kerja sama antar daerah baik antara pemerintah dengan pemerintah maupun badan usaha daerah dengan badan usaha daerah.

''Pastinya, kita sangat mendukung langkah-langkah yang bisa mendukung terpenuhinya ketercukupan pangan dan  terjaganya stabilitas harga di Kota Pekabaru. Semakin banyak pasokan, tentu akan menciptakan kekuatan  dan ketahanan pangan di Kota Pekanbaru,'' ungkap dia.

''Karena itu, kita siap untuk menjajaki peluang kerja sama ini dengan Pemkab Tanah Datar,'' kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Pekanbaru, Yarnengsih Alam, pada kesempatan tersebut mengungkapkan, dukungan kerja sama untuk penyediaan pangan ini merupakan langkah strategis bagi Pemko Pekanbaru.

Selain membuka akses langsung dalam aktivitas perdagangan, Neneng Alam menyebutkan, dukungan pangan dari daerah penghasil akan sangat membantu dalam pelaksanaan beberapa program Pemko Pekanbaru yang berkaitan dengan pangan. Salah satunya untuk Gerakan Pangan Murah (GPM) termasuk mendukung dalam  mencukupi kebutuhan dalam penyelenggaraan program MBG.

''Untuk GPM, memang kerja sama antar daerah (KAD) sudah dilaksanakan dengan beberapa daerah penghasil, seperti cabai merah dan telur dari Taram, Payakumbuh, bawang dari solok, termasuk juga sayur mayur dari Humbang Hasundutan. Terakhir kita juga melaksanakan KAD dengan kelompok tani di Lampung untuk telur,'' ungkap Neneng Alam.

''Dengan Kabupaten Tanah Datar beberapa tahun lalu sudah sempat ada penandatanganan kerja sama, namun belum sampai pada join bisnis dalam penyediaan, Namun yang pasti, tetap ada pasokan pangan dari Tanah Datar yang masuk ke Pekanbaru dalam skema bisnis dan pelaku usaha. Dan tawaran ini juga menjadi salah satu hal penting yang pastinya sangat diperlukan khususnya di Kota Pekanbaru,'' tutup dia.(R04)

 

 

 

Terkini