PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Menyambut tahun baru serta mengawali program tahun 2026, Persatuan Olahraga Biliar Indonesia (POBSI) Kota Pekanbaru lansung tancap gas lakukan pembinaan untuk para arlit biliar di kota Pekanbaru.
Saat ini, Cabor biliar sudah masuk pada level terbaik dan menjadi Cabor berprestasi yang dikejar para generasi, meski di sebagian daerah masih membutuhkan waktu untuk meyakinkan masyarakat secara merata jika Cabor biliar ini sudah meberikan prestasi sampai tingkat dunia yang mengharumkan nama daerah maupun negara. Termasuk Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.
Untuk itu POBSI Pekanbaru sebagai induk olahraga biliar terus melakukan pembenahan lebih baik. Di mana ditahun 2026 ini, POBSI Pekanbaru melakukan pembinaan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu tidak hanya mengasah pada kemampuan bertanding, mental atlit, tapi juga pada komitmen dan konsisten atlit dalam bermain untuk naik kelas ke yang lebih tinggi. Termasuk pada atlit pemula.
Tahun 2026 ini adalah tahun kedua kepengurusan POBSI kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan AKBP Supriyanto yang termasuk sukses membawa kemajuan pada olahraga biliar maupun POBSI Pekanbaru.
Hal itu terlihat dari perkembangan Cabor biliar dan peminat masyarakat untuk olahraga biliar terus meningkat. Tambah lagi dengan dukungan rumah biliar di kota Pekanbaru yang cukup tinggi membantu POBSI membesarkan Cabor biliar dan kemajuan atlit biliar Pekanbaru.
Keberhasilan itu, salah alah satunya juga bisa dilihat dalam iven POBSI Kota Pekanbaru Championship 2026, Sabtu (3/1/2026) yang diselenggarakan di Rumah abiliar Reinoz Pekanbaru, yang berhasil dikuasai atlit pemula menjadi juara dari pertandingan yang dilaksanakan pesertanya terdiri dari atlit senior dengan kelas HC 4a,4b,4,5 dan 6 tingkat nasional.
Para atlit pemula yang mewakili berbagai rumah biliar dan kota Pekanbaru ini, berhasil membawa pulang piala dan uang pembinaan belasan juta yang disediakan POBSI Pekanbaru dengan rincian. Juara 1 atau Champions berhasil diraih Atlit biliar Bilions Ari HC 4a, dengan uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta, Juara 2 atau Runner Up, Atlit Pekanbaru,Hafis DS HC 4b dengan uang pembinaan sebesar Rp3,6 juta.
Sedangkan untuk Juara 3 dan 4 atau Semifinal 1 dan II berhasil di raih oleh Alvin TH HC 4b dan Bagas Atlit Royal Shoot Pekanbaru HC 4 dengan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp1,6 juta.
Ketua POBSI Pekanbaru AKBP Supriyanto menyampaikan, selain selamat ia juga sangat mengapresiasi keberhasilan yang diraih para atlit dalam iven ini. Tambah lagi para juara di domisili oleh para atlit junior atau pemula yang juga merupakan bukti keseriusan dalam mengejar prestasinya di Cabor biliar.
“Ini cukup luar biasa, dan ini juga sesuai dengan tujuan kita untuk bisa terus menggukur kemampuan atlit dan keseriusan dalam mengejar prestasi di masa akan datang,” katanya.
Pamen Polda Riau yang akrab disapa PS ini, juga menegaskan jika keberhasilan para atlit pemula atau junior ini bukan hanya berdasarkan dari fokus, semangat dan keseriusan ingin maju. Tapi juga merupakan kelalaian dari atlit senior yang berhasil di curi atau dimanfaatkan oleh para junior.
“Secara tidak lansung ini juga sebagai tantangan atau ilmu bagi para senior dalam mempertahankan permainan. Karena dalam permainan itu lawan sudah diatur dengan maksimal dan disesuaikan kelasnya . Sehingga sulit juga untuk beralasan para senior. Artinya dituntut lebih fokus lagi dan jangan sampai ada rasa menyepelekan lawan bermain. Karena dalam biliar tidak bisa sombong, tegasnya.
Terkait sistem pertandingan campuran di semua kelas ini tambahnya, juga merupakan metode baru dan pertama dilakukan POBSI Pekanbaru. Sistem pertandingan di sesuaikan kelas atau HC dengan sistim poin bola. dan ini juga berlaku di tingkat nasional yang harus selalu siap dihadapi para atlit.
Ia berharap metode ini juga mampu untuk terus meningkatkan kelampauan, mental bertanding atlit serta menuju kelas lebih tinggi. Untuk naik kelas PBSI memiliki program penilaian, yaitu sistim point dengan hitungan perolehan juara dalam iven turnamen.
“Mudah-mudahan ke depan generasi baru arlit biliar Riau terus meningkat berprestasi dan olahraga biliar terus maju menjadi olahraga prestasi yang tidak ada lagi penilaian image negatif dari masyarakat
Kita juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Rumah Biliar Reinoz Pekanbaru yang telah berpartisipasi mendukung penuh kegiatan POBSI Pekanbaru dalam pembinaan atlit ini,” tutupnya. (R05)