DKP Lakukan Pemantauan Harga dan Ketersediaan Pangan di Pasar, Retail Modern dan Distributor

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:12:43 WIB
Kebid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna saat menyerahkan bingkisan kepada pedagang yang selama ini membantu pemerintah dalam mengkomunikasikan harga day by day.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekan baru melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di pasar, distributor dan toko retail modern, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan pemantauan dilaksanakan dalam upaya memastikan ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat dan harganya tidak mengalami lonjakan menjelang momen Ramadhan.

''Kita melakukan pemantauan di Pasar Tradisional Cik Puan, sejumlah distributor seperti telur, daging dan ikan juga sejumlah toko retail modern,'' ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Dedy Sambudi, melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna selepas pemantauan.

Dijelaskan Dinal Husna, dari pemantauan di pasar, harga komoditas pangan masih stabil. Meski pada beberapa komoditas ada yang mengalami kenaikan semenjak beberapa pekan lalu, namun, sebagian lainnya sudah mulai mengalami penurunan.

Dia mencontohkan, untuk cabai merah bukit, di Pasar Cik Puan terpantau harganya mengalami penurunan semenjak awal pekan ini, yakni Rp40.000 per kilogram. Sementara untuk cabai medan relatif lebih murah berkisar Rp35.000 per kilogram.

Selain cabai merah, harga kentang juga turun yakni berkisar Rp10.000 per kilogram.

Sementara untuk komoditas lainnya, seperti bawang merah relatif stabil di harga Rp40.000 per kilogram untuk cabai solok super. Sementara untuk kualitas yang lebih rendah berkisar Rp35.000 per kilogram.

Adapun komoditas yang belum mengalami penurunan sampai hari ini adalah ayam ras potong, dimana per hari ini, untuk ayam berukuran besar tercatat seharga Rp33.000 per kilogram dan ukuran kecil Rp35.000 per kilogram.

Adapun untuk beras dan gula, Dinal menyebutkan di pasar CIk Puan, ketersediaan mencukupi. Hanya saja untuk minyakita, ada kelangkaan dikarenakan Distributor masih menunggu DMO yang dikeluarkan pemerintah untuk pabrikan.

Dari Pasar Cik Puan, jajaran DKP Pekanbaru melakukan pemantauan ke distributor telur MJPP du Jalan Harapan Raya, dan distributor ikan segar dan Distributor daging beku masih di jalan Harapan Raya.

Untuk telur, ketersediaan di distributor mencukupi. harga memang mengalami kenaikan, dengan rata-rata Rp53.000 hingga Rp58.000 per papan.

Begitu juga dengan ikan segar, ketersediaan di distributor juga mencukupi, dan harga normal. Kalaupun ada keluhan kenaikan harga, dijelaskan kalau kondisi ini sudah terjadi selemjak beberapa bulan terakhir.

Adapun daging beku, di MKJP Foods Jalan Harapan Raya, terpantau harga juga masih normal, yakni berkisar Rp95.000 hingga Rp99.000 per kilogram.

Harga daging beku sendiri relatif berbeda dibandingkan dengan daging segar di pasar tradisional yang dijual Rp140.000 per kilogram.

Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru Dinal Husna saat pemantauan harga dan ketersediaan komoditas beras, minyak gorng dan gula di Swalayan Mamamia Harapan Raya, Rabu (14/1/2026).

Selanjutnya, tim Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru melakukan pemantauan di tiga retail modern, masing-masing di Toko Mamamia Harapan Raya, Hawai Swalayan Jalan Durian dan Hypermart Mal SKA Pekanbaru.

Di ketiga toko retail ini, DKP melakukan pengecekan terhadap ketersediaan beras baik premium dan medium SPHP, minyakita dan gula pasir.

''Untuk beras SPHP, semenjak kebijakan pemerintah melalui Bapanas memperpanjang masa penyaluran, beras SPHP di toko retail sudah kembali terisi,''ungkap DInal.

''Untuk SPHP sekarang sudah mulai banyak. Sementara untuk minyak goreng premium, mencukupi dan tidak ada kendala dalam pasokan. Namun untuk Masih menunggu kebijakan pemerintah untuk DMO di masing-masing pabrikan,''ungkap Dinal.

Dinal mengungkapkan pemerintah Kota Pekanbaru terus melakukan pemantauan di lapangan terkait dengan ketersediaan dan harga komoditas pangan di tengah masyarakat.

''Hari ini kami turun bukan cuma ke pasar, tapi juga ke distributor dan retail. Tujuannya untuk memastikan tidak ada kelangkaan dan harga komoditas normal. Dan dari pantauan, sejauh ini kondisinya masih terkendali. Beberapa mengalami penurunan, beberapa masih tinggi. Tapi kita berharap situasi ini tetap terjaga, sehingga tidak menimbulkan  gejolak dan lonjakan harga di tengah masyarakat,'' ungkap Dinal lebih jauh.

Dia juga berharap sinergi pedagang, distributor dan toko retail dalam menciptakan kondisi yang kondusif dan stabil untuk komoditas pangan. Khususnya supaya tidak ada lonjakan harga dan ketersediaannya mencukupi mengingat sebentar lagi akan memasuki Bulan Suci Ramadhan.(R04)
 

Terkini