DKP Pastikan Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Pekanbaru Aman

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:02:33 WIB
Kepala DKP Dedy Sambudi dan Sekretaris Adrizal saat dialog Riau Cemerlang dengan topik Ramadhan dan Kemandirian Pangan di Pekanbaru, Selasa (24/2/2025)

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Dedy Sambudi memastikan ketersediaan dan harga komoditas pangan di Pekanbaru aman selama bulan Ramadhan dan memasuki Idul Fitri yang akan datang.

Meski pun pada beberapa jenis komoditas pangan terjadi kenaikan  harga, namun, situasi tersebut masih dalam batas normal mengingat memang ada kenaikan permintaan yang bersifat temporer.

''Kalau kita mengatakan tidak ada harga komoditas itu tidak benar, karena dia mengikuti permintaan,'' ungkap Dedy Sambudi dalam Dialog Riau Cemerlang di studio TVRI Riau, Selasa (24/2/2025) siang tadi.

Dedy, dalam acara yang diisi bersama Sekretaris DKP Adrizal mengungkapkan, harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan di antaranya komoditas ayam dan telur.

''Untuk ayam dan telur memang ada kenaikan sedikit. Tapi masih di bawah harga acuan pemerintah. Begitu juga dengan harga daging sapi segar, ada kenaikan sedikit,''ungkap Dedy.

''Saya kebetulan juga memang sering berbelanja ke pasar. Jadi saya tahu persis kalau ada kenaikan harga atau harga yang turun. Untuk daging memang ada kenaikan, sekitar Rp150.000 per kilogram untuk daging sapi segar. Sedangkan untuk daging beku, masih normal berkisar Rp110 Ribu hingga Rp120 ribu per kilogram,'' ungkap Dedy.

Dia juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Pekanbaru untuk tidak melakukan panic buying atau terprovokasi untuk memberong komoditas pangan, karena sejatinya, ketersediaan pasokan pangan di Pekanbaru juga mencukupi.

''Semua komoditas masih mencukupi. Karena itulah, tidak perlu aksi borong dalam berbelanja. Belanja seperlunya saja,'' kata dia.

DKP, jelas Dedy, juga mengingatkan para distributor, pedagang untuk tidak menjual harga komoditas pangan di atas harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pemerintah (HAP) selama periode Ramadhan dan Idul Fitri ini.

''Saat ini, ada tim Sapu Bersih (Saber) Pangan yang dibentuk pemerintah yng melibatkan unsur DKP, Disperindag, Kepolisian, Bulog yang melakukan pemantauan secara rutin setiap hari terhadap harga pangan strategis seperti gula, minyak goreng, beras, tepung, cabai, bawang dan beberapa komoditas lainnya,'' ungkap dia.

Tim ini, secara rutin setiap hari turun ke pasar, memantau distributor dan toko retail untuk memastikan stok juga harga.

''Selain mengawasi, Tim Saber Harga Pangan ini juga bisa memberikan sanksi sampai pada pencabutan izin usaha maupun penghentian pasokan bahan pangan, bila ditemukan ada upaya  tidak mematuhi kebijakan pemerintah tentang harga,'' kata Dedy.

Sementara itu, untuk memastikan pasokan bahan pangan merata di dalam Kota Pekanbaru, Sekretaris DKP Adrizal mengungkapkan, Pemko Pekanbaru melalui DKP melakukan langkah-langkah seperti pelaksanaan Gerakan Pangan AMAN, Mobil Pangan AMAN dan untuk warga di pusat kota bisa berbelanja di Kios Pangan Puan Berseri.

''Jadi untuk memastikan pemerataan pasokan hingga ke daerah-daerah jauh, kita juga lakukan Gerakan Pangan AMAN dan ada juga mobil pangan yang turun ke tengah masyarakat,'' kata Adrizal.

Dia berharap, dengan upaya massif yang dilakukan ini, tidak ada masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan bahan pangan.

''Beberapa waktu lalu, kita melakukan Gerakan Pangan AMAN di Rumbai, bersamaan dengan pelaksanaan Petang Megang. Dan respon masyarakat juga cukup tinggi,'' kata dia.(R04)

 

 

Terkini