SIAK (RIAUSKY.COM)- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru menggelar kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah di Kabupaten Siak Tahun 2026, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri guru dan perwakilan sekolah dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku mandiri komunitas sekolah dalam mengawasi keamanan pangan di lingkungan pendidikan.
Acara yang berlangsung di Ocky’s Resto, Jalan Raja Kecik ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Fuadi Ahmad.
Dalam sambutannya, H Fuadi menyampaikan pentingnya kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dalam upaya memastikan Keamanan Pangan khususnya di lingkungan Sekolah.
Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku mandiri komunitas sekolah dalam mengawasi keamanan pangan di lingkungan pendidikan.
Selain itu, dia menegaskan komitmen Kemenag Siak dalam menjamin kesehatan dan keselamatan siswa di wilayah Kabupaten Siak.
H. Fuadi Ahmad menekankan bahwa pengawasan pangan bukan hanya tanggung jawab instansi terkait, melainkan tugas bersama seluruh ekosistem sekolah.
"Keamanan pangan terutama memastikan kehalalannya di sekolah dan madrasah adalah fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat dan cerdas. Melalui sosialisasi ini, kami berharap setiap madrasah dan sekolah di bawah naungan Kemenag Siak mampu melakukan pengawasan secara mandiri dan lebih selektif terhadap asupan gizi yang dikonsumsi anak-anak kita setiap hari," ujar H. Fuadi Ahmad.
Dia juga mengapresiasi inisiatif BBPOM di Pekanbaru yang telah memfasilitasi edukasi mengenai pengenalan bahaya keamanan pangan dan tips konsumsi pangan aman melalui metode Cek KLIK kepada para tenaga pendidik dan perwakilan instansi.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini diikuti oleh H. Hermanto perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak serta berbagai elemen sekolah dan madrasah lainnya.
Agenda sosialisasi mencakup materi krusial seperti pengenalan Lima kunci keamanan pangan, materi pengenalan bahaya keamanan pangan, hingga pembahasan mengenai keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan adanya sinergi antara Kemenag Siak dan BBPOM di Pekanbaru ini, diharapkan tercipta budaya keamanan pangan yang berkelanjutan demi melindungi generasi muda dari risiko pangan yang tidak memenuhi syarat kesehatan.(R08)