PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mengungkapkan optimismenya terkait program pengendalian banjir yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Dikatakan dia, saat ini, banjir di Pekanbaru tidak lagi menimbulkan genangan selama berjam-jam, hanya beberapa saat, sekarang kondisi genangan air sudah kembali normal.
Itu diungkapkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho disela Pelepasan penyaluran Bantuan Pangan Provinsi Riau Periode Februari-Maret di Gudang Bulog Jadirejo Pekanbaru, Senin (6/4/2026) pagi tadi.
Dikatakan Agung, curah hujan di Pekanbaru malam tadi cukup tinggi, bahkan diatas normal, tapi hujan itu adalah berkah. Memang terjadi banjir di beberapa titik, tapi tidak menyebabkan genangan cukup lama, apalagi sampai berjam-jam seperti sebelumnya.
''Alhamdulillah, pagi tadi saya cek, ada SMP Negeri 21 yang tadi malam mengalami banjir cukup tinggi, namun tadi kita lihat sudah tidak lagi terjadi genangan,atau sudah surut'' kata dia.
Itu, lanjut Agung menandakan bahwa tidak ada air yang terbendung selama beberapa jam tidak surut.
Itu juga, lanjut dia, menandakan progres penanganan banjir yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru berjalan dengan baik dan itu membangun optimisme untuk terus menata penangana banjir bukan saja di pusat kota, namun juga di kawasan-kawasan pemukiman.
Agung mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan juga mulai menata dengan memilah sampah.
''Kita sudah keluarkan perintah kepada seluruhb ASN dan non ASN untuk memulai menata kebersihan lingkungan dari rumah masing-masing,'' kata dia.
Seluruh ASN dan pegawai, sebut Agung diwajibkan untuk sudah memilah sampah dari rumah masing-masing. ''Dan bila ada yang tidak mematuhi, kita berlakukan sanksi tegas bila ditemukan,'' kata dia.
Tentunya ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah. Masyarakat pun diharapkan bisa ikut brkontribusi untuk mulai memilah sampah yang akan dibuang.
''Ada yang organik dan non organik, dipilah. Kita juga sudah sediakan tempat-tempat sebagai tempat penukaran/bank sampah yang bernilai ekonomi nyang kita sebut waste station. Kita harapkan semuanya mendukung program ini,'' kata dia.(R06)