Atasi Sampah, BRIN dan IWAPI Bekali Masyarakat Rohil Teknologi Budidaya Maggot

Jumat, 10 April 2026 | 16:00:07 WIB

ROKAN HILIR (RIAUSKY.COM) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersinergi dengan Dewan Pengurus Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Sampah Organik di Gedung Astaka Taman Budaya, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Penggunaan Riset dan Inovasi Masyarakat (PKP RIM) ini mengangkat tema spesifik: "Pengolahan Sampah Organik Menjadi Maggot BSF". 

Asisten I Setdakab Rohil, Rahmatul Zamri, S.Sos, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, teknologi Black Soldier Fly (BSF) adalah solusi ganda untuk masalah lingkungan dan ekonomi. 

“Teknologi ini mampu menekan volume sampah organik secara signifikan sekaligus menghasilkan pakan ternak bernutrisi tinggi. Ini adalah inovasi tepat guna bagi masyarakat Rohil,” ujar Rahmatul. Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Ketua IWAPI Rohil, Hj. Dr. Karmilasari, S.Kom, MM, menekankan pentingnya keberlanjutan program ini. 

Ia berharap para peserta tidak hanya berhenti pada tahapan pelatihan. “Kami ingin peserta menjadi duta lingkungan. Tularkan ilmu ini ke tetangga dan keluarga. Jika ini dikelola dengan serius, selain lingkungan bersih, ada nilai ekonomi baru dari penjualan maggot sebagai pakan alternatif,” tegas Karmilasari dalam sambutannya. Acara ini dihadiri oleh jajaran kepala dinas di lingkungan Pemkab Rohil, di antaranya Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Kominfo, Kadis Pariwisata, Kadis Koperasi, serta Kadis Kesehatan. 

Turut hadir Camat Bangko, pengurus BKMT PD Rohil, dan puluhan pelaku usaha wanita. Melalui Bimtek ini, BRIN dan IWAPI berharap tercipta kemandirian masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai jual, sekaligus mendukung program ketahanan pangan melalui penyediaan pakan mandiri.

 

Terkini