PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi serta memperluas wawasan, Halal Center Universitas Islam Riau (UIR) turut berpartisipasi dalam kegiatan Auditor Halal dan Tim Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Kegiatan berlangsung secara daring mulai Selasa – Sabtu, (21-25/04/2026) diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Portugal, Australia, Arab Saudi, China, Vietnam, dan Malaysia.
Pelatihan dirancang untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai proses audit halal yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi produk. Selain itu, materi SJPH yang disampaikan juga menekankan pentingnya sistem manajemen halal yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam menjaga kehalalan produk secara konsisten.
Kepala BPJPH RI Prof. Dr. Ir. Ahmad Haikal Hasan menyampaikan, keikutsertaan peserta dari luar negeri memberikan nilai tambah tersendiri dalam pelatihan ini. Diskusi lintas negara membuka peluang bagi para peserta untuk saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam penerapan sistem halal di berbagai sektor industri. Hal ini memperkaya perspektif Auditor Halal Universitas Islam Riau dalam menghadapi tantangan global di bidang halal.
“Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan secara teoritis dan teknis, tetapi juga memperkuat jejaring internasional. Kolaborasi dengan berbagai pihak dari negara lain diharapkan dapat mendorong terciptanya standar halal yang lebih harmonis di tingkat global. Dengan demikian, auditor tidak hanya berperan sebagai pemeriksa, tetapi juga sebagai pengawal kualitas halal yang terpercaya”, ucap Prof. Dr. Ir. Ahmad Haikal Hasan.
Kepala Halal Center Universitas Islam Riau Assoc. Prof. Dr. Anton Afrizal Candra, M.Si juga menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas auditor halal di lingkungan kampus UIR.
“Penguasaan terhadap Sistem Jaminan Produk Halal tidak hanya sebatas teori, tetapi harus mampu diimplementasikan secara nyata di dunia industri agar memberikan dampak yang signifikan. Selain itu, pemahaman mendalam mengenai SJPH menjadi kunci dalam memastikan bahwa setiap tahapan produksi telah memenuhi prinsip halal yang ditetapkan”, ujar Assoc. Prof. Dr. Anton Afrizal Candra, M.Si.
Dalam hal ini Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem halal yang profesional, transparan, dan berdaya saing global, sekaligus mencetak auditor halal yang kompeten dan siap menghadapi dinamika internasional. (hms/smh/rls)