Pemprov Riau Dorong Mahasiswa Unri Ciptakan Teknologi Smart Farming

Kamis, 30 April 2026 | 16:30:23 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Universitas Riau (UR) menggelar kuliah umum bersama Wakil Menteri Koordinator (Wamenkop) bidang pangan, di Student Center Universitas Riau, pada Kamis (30/4/2026). Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Kebijakan Prioritas Pemerintah di Bidang Pangan”. Turut hadir pada kegiatan tersebut, Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur, didampingi Kadisdik Riau Erisman Yahya dan tamu undangan lainnya. 

Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur juga berharap melalui kuliah umum ini dapat membuat mahasiswa Universitas Riau menjadi Agent Of Change dalam diversifikasi pangan, inovator dalam modernisasi pertanian, aktif dalam mengawal ketahanan pangan, paham akan kebijakan strategis pemerintah serta menjadi profesional muda di sektor pertanian. 

“Kami harap para mahasiswa tidak hanya memahami, tetapi juga mempromosikan konsumsi pangan lokal non-beras dan non-gandum (seperti ubi, sagu, jagung), juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman [B2SA],” terang Zulkifli Syukur.

Ia juga ingin mahasiswa di Riau mampu merancang atau menerapkan teknologi tepat guna, seperti urban farming, rumah bibit hemat air, atau digitalisasi pertanian (smart farming) untuk mengatasi penyempitan lahan.

“Mengembangkan inovasi pengolahan hasil pertanian seperti nata de coco, olahan kelapa untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Kami juga berharap, adik-adik mahasiswa ini dapat memahami bahwa swasembada pangan (beras, jagung, gula) adalah kunci kedaulatan bangsa dan kehormatan negara,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau Sri Indarti menyampaikan bahwasanya kehadiran Wamenkop Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq merupakan momentum strategis bagi kampus untuk memperkuat wawasan nasional, khususnya terkait isu ketahanan pangan, kedaulatan pangan, hilirisasi sektor pertanian, serta tantangan dan peluang pembangunan pangan nasional di masa depan. 

“Isu pangan hari ini bukan hanya masalah produksi dan distribusi, tetapi menyangkut masa depan bangsa, stabilitas ekonomi, kesejahteraan masyarakat, hingga ketahanan nasional,” kata Sri Indarti.

Menurutnya, dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, penelitian, dan penguatan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi nyata terhadap solusi masalah pangan nasional.

“Melalui kuliah umum ini, kami berharap para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan langsung dari pemangku kebijakan nasional, tetapi juga mendapatkan inspirasi, perspektif strategis, dan motivasi untuk mengambil peran pembangunan di sektor pangan Indonesia,” harapnya.

“Kami percaya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi merupakan kunci dalam melahirkan ide, inovasi, dan langkah konkret untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ungkap Sri.

Terkini