Menanamkan DNA Solutif: Baitul Arqom UMRI Siapkan Alumni yang Tak Hanya Cerdas, Tapi Berdampak

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:48:35 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan berkarakter melalui penyelenggaraan Baitul Arqom Purna Studi bagi calon wisudawan dan wisudawati, yang resmi dimulai pada Jumat (1/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak: Umri Unggul Mencerahkan Semesta” ini berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (2/4/2026), di Kampus Utama Umri, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Baitul Arqom merupakan program pembinaan khas Muhammadiyah yang bertujuan memperkuat nilai keislaman, ideologi, serta profesionalisme peserta sebagai bekal terjun ke tengah masyarakat. Dalam konteks ini, Umri memposisikannya sebagai tahapan strategis untuk memastikan kualitas lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter dan nilai.

Ketua Panitia yang juga Direktur Direktorat Akademik Umri, Dr Jupendri, SSos MIKom., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam menjaga mutu lulusan di tengah dinamika dan tuntutan zaman.

“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya unggul dalam kompetensi ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidangnya, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Inilah yang menjadi pembeda sekaligus daya saing alumni Umri dibandingkan lulusan perguruan tinggi lainnya di Riau,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembekalan dilakukan secara bertahap agar para lulusan benar-benar siap menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial. 

Tahun ini, sebanyak 418 peserta mengikuti kegiatan, termasuk 26 mahasiswa non-muslim. Momentum ini juga menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya Baitul Arqom diikuti oleh mahasiswa Program Pascasarjana, yakni Magister Manajemen dan Kewirausahaan.

Rektor Umri, Dr H Saidul Amin, MA., dalam arahannya menyampaikan bahwa Baitul Arqom merupakan agenda pamungkas untuk menyegarkan kembali nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi para calon lulusan.

“Anak-anakku sekalian, ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadilah problem solver, bukan problem maker di lingkungan mana pun kalian berada,” pesannya.

Rektor juga menegaskan bahwa meskipun hubungan administratif mahasiswa dengan kampus akan berakhir, ikatan emosional dan nilai yang tertanam harus tetap terjaga sepanjang hayat.

“Secara administratif, hubungan itu akan selesai. Namun secara batin, hubungan dengan almamater tidak akan pernah putus. Bawalah semangat Umri Unggul Mencerahkan Semesta ke mana pun kalian melangkah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Dr H Hendri Sayuti, MAg., menekankan bahwa Baitul Arqom harus menjadi gerakan kolektif yang memberikan dampak nyata, baik bagi persyarikatan maupun masyarakat luas.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi akan kita dorong menjadi gerakan bersama yang memperkuat relasi alumni dengan Umri dan Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menguraikan empat pesan utama dalam tema kegiatan, yakni karakter, dampak, keunggulan, dan semangat mencerahkan semesta. Menurutnya, menjadi pribadi yang berdampak merupakan “DNA” Muhammadiyah—tidak sekadar memindahkan masalah, tetapi menghadirkan solusi.

“Dampak adalah bukti nyata kebermanfaatan. Muhammadiyah tidak berhenti pada wacana, tetapi menghadirkan solusi bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,” jelasnya.

Lebih jauh, Dr Hendri berharap para lulusan mampu bertransformasi menjadi pemimpin masa depan yang mandiri, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Alumni Umri diharapkan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga menjadi duta nilai-nilai Islam berkemajuan.

“Jadilah motor penggerak di tengah masyarakat, yang mampu mengintegrasikan nilai keislaman dengan profesionalitas. Tunjukkan ketangguhan mental, integritas moral, dan hadir sebagai oase yang mencerahkan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Melalui Baitul Arqom ini, Umri kembali meneguhkan visinya dalam melahirkan alumni yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga solutif, berkarakter, dan berdampak luas bagi semesta.

Terkini