Hadiri Perpisahan Siswa, Wakil Bupati Rohil Kenang Sejarah berdirinya MTsN 1 Rokan Hilir

Jumat, 22 Mei 2026 | 08:42:05 WIB

BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menghadiri acara perpisahan siswa-siswi Kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Rokan Hilir Tahun Pelajaran 2025/2026. 

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini diselenggarakan sebagai penanda kelulusan para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jhony Charles secara khusus mengupas lembaran sejarah penting mengenai berdirinya MTsN 1 Rokan Hilir, yang dulunya dikenal masyarakat sebagai MTsN Ujung Tanjung. 

"Sejarah berdirinya madrasah ini tidak boleh dilupakan. Apa yang dinikmati anak-anak kita hari ini adalah buah dari keringat, air mata, dan ketulusan para pendahulu kita," ujar Jhony Charles saat memberikan arahan di depan ratusan wali murid dan majelis guru.

 Ia menceritakan bahwa madrasah tersebut awalnya bernama MTs Al Kautsar yang didirikan pada tahun 1992. 

Gerakan mulia ini diprakarsai oleh H. Affandi Tungkang, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Desa Ujung Tanjung sekaligus pengusaha sukses di Kabupaten Bengkalis. 

Pada masa itu, perkembangan penduduk di Ujung Tanjung melonjak pesat dari 15 Kepala Keluarga (KK) menjadi 450 KK atau sekitar 1.500 jiwa. 

Namun, fasilitas pendidikan lanjutan belum ada, sehingga anak-anak harus berjalan kaki sangat jauh untuk bersekolah. Kondisi miris ini menggerakkan almarhum H. Affandi Tungkang untuk mendirikan Yayasan Pendidikan Perguruan Islam (YPPI) Al Kautsar. 

"Tahukah anak-anakku sekalian? Angkatan pertama madrasah ini hanya berjumlah 13 siswa dengan 5 orang guru, dan proses belajarnya memanfaatkan bekas kantor desa. Sebuah awal yang sangat sederhana namun kaya akan tekad," kenang Wakil Bupati. 

Perjuangan panjang yayasan kemudian dilanjutkan oleh sang putra, H. Syamsuri AF, hingga akhirnya resmi beralih status menjadi madrasah negeri lewat SK Menteri Agama pada 30 Desember 2003 dan diresmikan oleh Bupati Rokan Hilir saat itu, H. Wan Tamrin Hasyim, pada Mei 2004. 

Kepada para siswa kelas IX yang lulus, Jhony Charles berpesan agar mereka terus menggantungkan cita-cita setinggi langit dan menjaga nama baik almamater serta moralitas.

"Jangan pernah berhenti belajar. Sesuai niat awal pendiri madrasah ini, jadilah generasi yang cerdas intelektualnya namun juga saleh dan saleha spiritualnya. Ilmu tanpa agama adalah buta," tegasnya. 

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Madrasah, komite, dan seluruh majelis guru atas dedikasi tanpa lelah dalam mencetak generasi emas yang Islami. 

Acara pelepasan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati dengan pembacaan basmalah, diikuti dengan persembahan deretan pantun khas Melayu yang mengapresiasi jasa para guru serta mengenang perjuangan almarhum H. Affandi Tungkang dalam membangun dunia pendidikan di Ujung Tanjung. 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir beserta jajaran, tokoh agama, tokoh adat, ninik mamak Ujung Tanjung, serta seluruh orang tua dan wali murid.(R15)

 

Terkini