UIR dan PMRI Teken MoU, Dorong Program “Seribu Doktor” Tingkatkan SDM Riau

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:40:32 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Universitas Islam Riau (UIR) resmi menjalin kerja sama dengan Persatuan Melayu Riau Indonesia (PMRI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di lingkungan kampus UIR. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Riau, khususnya melalui pengembangan pendidikan doktoral bagi generasi muda Melayu Riau.

Ketua Umum PMRI, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., M.Si., mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh Rektor UIR beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa PMRI merupakan organisasi yang baru berdiri sekitar tiga tahun lalu dan lahir dari gagasan memperluas wadah Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) menjadi organisasi yang menaungi masyarakat Melayu Riau di tingkat nasional.

“Awalnya PMRJ hanya berada pada lingkup regional Jakarta. Dari situ muncul pemikiran mengapa tidak membentuk organisasi yang dapat mewadahi masyarakat Melayu Riau secara menyeluruh di Indonesia. Maka lahirlah PMRI,” ujar Rusli Effendi.

Salah satu inisiasi utama PMRI adalah menghadirkan wadah bagi para perantau Riau melalui gerakan “Seribu Doktor” yang diprakarsai organisasi tersebut. Menurutnya kerja sama dengan UIR diharapkan mampu mendukung realisasi program tersebut melalui berbagai program doktoral yang dimiliki kampus.

“Melalui kerja sama antara PMRI dan UIR, kami berharap semakin banyak putra-putri Riau yang dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral. Nantinya mereka diharapkan menjadi SDM unggul yang mampu berkarya dan berkontribusi dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Riau secara keseluruhan,” jelasnya.

Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen UIR dalam mendukung peningkatan kualitas SDM Riau sebagai bagian dari visi kampus dalam mencetak lulusan unggul berbasis iman dan takwa.

“UIR saat ini memiliki dua program doktor yaitu Program Studi Doktor Ilmu Hukum dan Program Studi Doktor Sains Manajemen. Kami siap memberikan dukungan sebagai bentuk komitmen bahwa SDM Riau harus terus ditingkatkan dan dikembangkan agar mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” ungkap Rektor UIR.

Dipertegan oleh Rektor UIR, membangun SDM unggul tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak. Kehadiran PMRI dinilai menjadi mitra strategis yang memiliki visi sejalan dengan UIR dalam membangun masyarakat Riau yang maju dan berdaya saing.

Selepas sambutan, agenda lalu dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara PMRI oleh Ketum Rusli Effendi dan Rektor UIR Dr Admiral, sembari disaksikan oleh jajaran pimpinan UIR serta rombongan PMRI. Selanjutnya, sesi diskusi yang dipandu oleh Kepala Biro Humas dan Promosi, Assoc. Prof. Dr. Harry Setiawan, M.I.Kom.

Lebih lanjut, turut hadir dari jajaran UIR, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Sumber Daya Assoc. Prof. Dr. Firdaus AR, S.E., M.Si., Ak., CA., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Assoc. Prof. Dr. Deddy Purnomo Retno, S.T., M.T., GP.A-Utama, serta Kepala BKUI Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si.

Sementara dari pihak PMRI hadir Drs. H. Tarmizi Tohor, M.A. selaku Wakil Ketua Umum, Drs. H. Eddy Surya, serta Syafri Ramadhan, M.Si. sebagai Penasehat Sekretaris Bidang Otonomi Daerah.

Terkini