Kebun Melon Premium di Jalan Pesantren Ini Berawal Dari Hobi Bertani

Jumat, 29 Mei 2026 | 09:36:22 WIB

PEKANBARU RIAUSKY.COM) - Sektor pertanian modern mulai menunjukkan wajah baru yang lebih segar dan menarik perhatian masyarakat. Tidak lagi identik dengan lahan luas berlumpur, pertanian kini berkembang menjadi ruang produktif yang mampu menghadirkan nilai ekonomi sekaligus destinasi wisata edukatif.

Fenomena tersebut terlihat dari munculnya berbagai kebun modern yang memadukan teknologi budidaya dengan konsep wisata keluarga. Kehadiran agrowisata seperti ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian tetap memiliki peluang besar untuk berkembang di tengah perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan.

Saat ini kebun yang mulai menarik perhatian publik adalah Agrowisata Evergreen House Pekanbaru yang berada di Kecamaran Tenayan Raya. Kebun melon premium ini dibangun oleh seorang pecinta tanaman, Indra Djaya, yang berhasil mengubah hobinya menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi.

Indra mengatakan, awal mula berdirinya kebun tersebut berangkat dari kegemarannya bercocok tanam yang telah lama ia sukai. Dari ketertarikan sederhana itu, dirinya kemudian mencoba menghadirkan konsep pertanian modern yang berbeda dari kebun melon pada umumnya.

Menurutnya, Evergreen House tidak hanya berfokus pada hasil panen semata, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang nyaman bagi pengunjung. Karena itu, desain kebun dibuat lebih tertata agar masyarakat bisa menikmati suasana pertanian modern secara langsung.

“Di atas lahan seluas 640m2, kebun ini menanam varietas melon premium yang jarang dijumpai di pasar tradisional. Saat ini, terdapat empat jenis melon unggulan yang dibudidayakan, yaitu Sweet Lavender, Sweet Net 9, Dalmatian, dan White Kirin,” ujar di Pekanbaru, Kamis (28/05/2026).

Keempat varietas tersebut dipilih karena memiliki karakteristik rasa dan tampilan yang berbeda dibanding melon biasa. Selain tingkat kemanisan yang tinggi, rasa daging buah yang unik juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang.

Dalam proses pengembangannya, Indra mejelaskan terus mempelajari teknik budidaya melon modern agar kualitas buah tetap terjaga. Ia juga menerapkan pola perawatan yang disiplin mulai dari pemupukan, pengaturan air, hingga pengawasan pertumbuhan tanaman setiap hari.

Upaya tersebut ternyata membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. Kebun melon Evergreen House kini mampu menghasilkan nilai panen yang cukup besar dalam setiap musim tanam.

“Kebun melon ini sudah berhasil mencatatkan rata-rata hasil panen senilai 75 juta rupiah dalam satu musim. Strategi pemasaran utama yang digunakan sejauh ini mengandalkan konsep open farm atau wisata petik langsung di tempat,” jelasnya.

Konsep open farm itu membuat pengunjung dapat merasakan pengalaman memetik melon langsung dari pohonnya. Selain membeli buah segar, masyarakat juga bisa berkeliling melihat proses budidaya yang dilakukan di dalam area kebun.

Tidak sedikit pengunjung yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana kebun yang bersih dan tertata rapi. Bahkan, lokasi tersebut kini mulai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata edukasi pertanian di Pekanbaru.

“Selama musim panen, kebun ini mampu menarik kunjungan hingga kurang lebih 500 orang. Yang datang ada dari masyarakat umum hingga pihak pemerintahan, bahkan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Wamenhaj RI) sudah pernah datang ke sini,” ungkapnya.

Tingginya antusias masyarakat membuat Evergreen House terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dan hasil panen. Menurutnya, konsistensi menjadi faktor utama agar pengunjung merasa puas dan ingin kembali datang.

“Agar wisatawan terus kembali, kami menjaga siklus panen yang disiplin. Kemudian, kami memastikan kualitas buah tetap segar dengan kemanisan yang stabil serta selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan area kebun bagi setiap pengunjung yang datang,” pungkasnya.(mc)

Terkini