RANTAU KOPAS (RIAUSKY.COM)- Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, bersama Wakil Bupati Jhony Charles dan jajaran Forkopimda menggelar kunjungan kerja dan silaturahmi akbar di Kecamatan Rantau Kopar, Jumat (29/5/2026).
Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil bersama Baznas menyalurkan bantuan sosial (bansos) sekaligus menyuarakan komitmen perang total melawan narkoba.
Agenda strategis ini dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Sekda Rohil H. Fauzi Efrizal, Kabag SDM Polres Rohil Kompol Rokhani, Danyon B Pelopor Manggala AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, Kasi Intel Kejari Rohil Alfriwan Putra, dan Kakan Kemenag Rohil Khairul.
Hadir pula jajaran kepala OPD, Ketua Baznas Rohil H. Jefrizal, Camat Rantau Kopar Nasruddin, Kapolsek Iptu Nanang Parinduri, Danpos Ramil Sertu Akbar Sinamo, serta seluruh tokoh adat, agama, dan pemuda setempat.
Bupati Rohil H. Bistamam menegaskan bahwa kehadiran seluruh unsur pimpinan daerah ini bertujuan memastikan program pembangunan dan kesejahteraan sosial menyentuh langsung masyarakat. Pemkab Rohil bersama Baznas menyerahkan paket sembako untuk meringankan beban ekonomi keluarga.
"Pemkab Rohil bersama Baznas hadir langsung untuk menyerahkan bantuan sembako ini sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang kami untuk meringankan beban pengeluaran dapur keluarga," ujar H. Bistamam.
Selain sembako, Dinas Kesehatan Rohil juga menyalurkan kelambu untuk pencegahan penyakit menular serta makanan tambahan bernutrisi bagi balita.
Pembagian makanan tambahan ini menjadi langkah konkret Pemkab Rohil dalam mempercepat penurunan angka stunting dan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Di hadapan warga, Bupati H. Bistamam memberikan atensi khusus dan peringatan keras terhadap ancaman peredaran narkoba yang mengintai generasi muda daerah.
"Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, ia merusak akal, keluarga, dan generasi muda penerus daerah. Saya tidak ingin anak-anak kita yang cerdas dan berbakat di Rokan Hilir ini hancur karena coba-coba menggunakan barang haram tersebut," tegas Bupati.
Ia meminta para orang tua memperketat pengawasan pergaulan anak dan membangun komunikasi yang hangat di dalam rumah.
Langkah preventif dari keluarga dinilai menjadi tameng utama agar anak tidak mencari pelarian di luar. Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor kepada RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau aparat kepolisian jika melihat aktivitas mencurigakan terkait narkoba.
"Melapor bukanlah pengkhianatan, melainkan tindakan nyata untuk menyelamatkan nyawa generasi kita," tambahnya.
Pemkab Rohil menegaskan komitmen penuh untuk memberantas peredaran barang haram tersebut hingga ke akar-akarnya. Namun, keberhasilan ini membutuhkan sinergi total dari seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan desa yang kuat dan bebas narkoba.(R15)