KUANSING (RIAUSKY.COM) - LPPL Kuansing FM kembali menunjukkan perannya sebagai media publik yang menjadi jembatan informasi dan edukasi bagi masyarakat. Melalui program dialog khusus yang disiarkan pada Rabu (3/6/2026).
LPPL Kuansing FM menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi untuk mensosialisasikan program “KPU Mengajar” dalam rangka mendukung pendidikan pemilih berkelanjutan.
Sebagai lembaga penyiaran publik milik Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, LPPL Kuansing FM selama ini berperan sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan, edukasi, dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam dialog tersebut, KPU Kuansing menjelaskan bahwa program KPU Mengajar merupakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik yang dilaksanakan pada masa non-tahapan pemilu. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan kepada generasi Z serta generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Komisioner KPU Kuansing, Yose Rizal, menyampaikan bahwa pendidikan pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi dan pentingnya partisipasi dalam pemilu maupun pemilihan.
Menurutnya, KPU Kuansing terus melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, serta media massa untuk memperluas jangkauan pendidikan politik kepada masyarakat.
“Kami hadir ke sekolah, kampus, maupun komunitas untuk memberikan pemahaman mengenai demokrasi dan kepemiluan. KPU Kuansing juga membuka ruang belajar bersama sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui siaran dialog interaktif ini, LPPL Kuansing FM menjadi wadah yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan demokrasi kepada masyarakat luas. Kehadiran radio daerah tersebut dinilai mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan memperkuat literasi politik di Kabupaten Kuantan Singingi.
Pada kesempatan itu, Yose Rizal juga mengajak generasi muda untuk menjadi pemilih yang cerdas dengan bersikap kritis terhadap berbagai informasi yang beredar, terutama di media digital. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita hoaks, selalu melakukan verifikasi informasi, serta menolak segala bentuk praktik politik uang yang dapat merusak kualitas demokrasi.
Melalui kolaborasi antara KPU Kuansing dan LPPL Kuansing FM, diharapkan pendidikan pemilih berkelanjutan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga tercipta pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas demi mewujudkan demokrasi yang semakin berkualitas di Kabupaten Kuantan Singingi.