Karhutla Tanjung Kapal Masih Aktif, Alat Berat Dikerahkan Sekat Api dan Pembuatan Embung untuk Water Bombing

Jumat, 05 Juni 2026 | 10:20:13 WIB

BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, masih terus ditangani hingga Kamis malam (4/6/2026). Api dilaporkan masih aktif di sejumlah titik, sementara upaya pemadaman dan penyekatan terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa proses penanganan di Tanjung Kapal melibatkan kolaborasi lintas sektor.

“Lokasi kebakaran di Tanjung Kapal Rupat, api aktif masih ada, proses penyekatan dibantu alat berat, kerjasama yang baik Manggala Agni-Kepolisian-TNI-BPBD dan pihak perusahaan,” ujarnya.

Untuk memperkuat operasi di lapangan, tambahan personel Manggala Agni dari beberapa daerah juga akan segera diterjunkan pada hari berikutnya.

“Tambahan tim Manggala Agni besok akan masuk 1 tim dari Daops Siak, 1 tim dari Kota Jambi dan 1 tim dari Muara Tebo Jambi,” kata Ferdian.

Selain pengerahan personel, upaya pemadaman juga diperkuat dengan penggunaan alat berat untuk membuat embung-embung air di sekitar lokasi sebagai sumber suplai pemadaman darat.

“Alat berat juga diarahkan untuk membuat embung-embung berjarak 50 meter untuk membantu pemadam darat maju memukul kepala api. Heli water bombing BNPB tadi juga membantu proses pemadaman,” jelasnya.

Selain di Rupat, penanganan karhutla juga dilakukan di wilayah Sokoi Pelalawan yang saat ini memasuki tahap mopping up. Kondisi di lokasi sempat terbantu oleh hujan dengan intensitas ringan.

“Lokasi Sokoi mopping up terus dilakukan dan tadi terinfo sempat turun hujan intensitas ringan. Target kami besok bisa tuntas padam semua,” ujarnya.

Sementara itu, di wilayah lain di Riau, seperti Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, pemadaman masih terus dilakukan oleh Manggala Agni Daops Dumai bersama BPBD, TNI, dan Polri. Target penanganan lanjutan adalah memasuki tahap mopping up pada hari berikutnya.

Di wilayah Sungai Besar Pekaitan, Rohil, pemadaman juga masih berlangsung dengan kendala luasnya area terbakar serta kondisi angin kencang yang menyebabkan asap cukup pekat. Penguatan personel dari Daops Pekanbaru juga akan segera dikerahkan.

“Pemadaman di Sungai Besar Pekaitan, Rohil masih berlangsung sampai sore tadi. Kesulitan masih terjadi karena luas dan angin kencang di siang hari sehingga asap lumayan pekat. Besok akan masuk tambahan tim dari Daops Manggala Agni Pekanbaru menambah kekuatan satgas,” kata Ferdian.

Ferdian menegaskan seluruh unsur gabungan terus bekerja di lapangan untuk menekan penyebaran karhutla di berbagai wilayah agar dapat segera terkendali. 

Terkini