Tinjau Sawah Teluk Sungkai, Wabup Inhu Larang Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:53:28 WIB

KUALA CENAKU (RIAUSKY.COM)- Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Hendrizal, didampingi Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait, meninjau langsung kawasan persawahan di Desa Teluk Sungkai, Kecamatan Kuala Cenaku, Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pertanian di lapangan sekaligus menyerap aspirasi petani terkait berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak guna mendukung peningkatan produksi pangan daerah.

Dalam dialog bersama kelompok tani, para petani menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi, mulai dari kebutuhan pengendalian hama tikus, perbaikan jembatan penghubung, normalisasi saluran irigasi, penyediaan benih padi unggul, hingga dukungan sarana dan tenaga kerja untuk menunjang aktivitas pertanian.

Aspirasi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Hendrizal menegaskan pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi menjadi perkebunan sawit.

Menurutnya, keberlangsungan produksi pangan daerah sangat bergantung pada ketersediaan lahan pertanian yang memadai.

Ia juga mendorong para petani untuk menerapkan pola tanam serentak dengan varietas yang sama guna meningkatkan efektivitas pengendalian hama dan produktivitas hasil panen.

Selain menegaskan komitmen menjaga lahan pertanian, pemerintah daerah juga berjanji menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur pertanian yang disampaikan masyarakat.

Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian memastikan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi dan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, termasuk upaya mencari dukungan program dari pemerintah pusat.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan jembatan penghubung yang mengalami kerusakan dan dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah.(R07)

Terkini