Perkirakan cuaca di Riau 20 Juni 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36:10 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau akan diguyur hujan sepanjang Sabtu (20/6/2026).

Kondisi ini dipengaruhi oleh aktivitas fenomena gelombang ekuatorial Kelvin yang aktif di wilayah Riau dan diperkuat oleh adanya pertemuan atau konvergensi angin.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menjelaskan kedua fenomena atmosfer tersebut meningkatkan pasokan uap air dan mendukung pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah Riau.

“Adanya aktivitas fenomena gelombang ekuatorial Kelvin yang aktif di wilayah Riau, serta didukung oleh adanya pertemuan atau konvergensi angin, terdapat potensi hujan di sebagian besar wilayah Riau sepanjang hari ini,” ujar Mari Frystine.

Pada pagi hari, kondisi cuaca di Riau didominasi udara kabur hingga hujan sedang. Berdasarkan citra radar cuaca BMKG, hujan ringan hingga sedang yang disertai petir telah terpantau terjadi di sejumlah daerah, meliputi Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir serta Kota Dumai.

BMKG juga memperkirakan area hujan akan terus meluas ke wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu pada pagi hingga siang hari.

Memasuki siang hingga sore, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di hampir sebagian besar wilayah Provinsi Riau. Kondisi serupa masih berlanjut pada malam hari, terutama di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Pada dini hari, potensi hujan kembali meluas ke hampir seluruh wilayah Riau dengan intensitas ringan hingga sedang.

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Riau pada pagi, siang, sore, malam dan dini hari,” kata Mari.

Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 60 hingga 100 persen. Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah," jelasnya.

Di sisi lain, jumlah hotspot di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan pukul 23.00 WIB tercatat sebanyak 37 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 22 titik. Disusul Bangka Belitung 8 titik, serta masing-masing satu titik di Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung.

"Sementara di Provinsi Riau terdeteksi tiga titik panas yang seluruhnya berada di wilayah Kota Dumai," ungkapnya.

Meski jumlah hotspot di Riau tergolong rendah, BMKG mengingatkan masyarakat tetap tidak melakukan pembakaran lahan dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat cuaca kembali cerah setelah periode hujan berakhir.

Terkini