PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dunia dengan menghadiri kegiatan rilis hasil pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026 yang diumumkan pada Rabu (24/6/2026). Kehadiran Umri dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Umri diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Wahyi Busyro, SE ME PhD., bersama salah satu dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Umri, Fahmi Salsabila. Keduanya mengikuti pemaparan hasil pemeringkatan yang menilai dampak nyata perguruan tinggi di berbagai negara terhadap pembangunan berkelanjutan.
THE Impact Rankings merupakan salah satu pemeringkatan internasional bergengsi yang mengukur kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian 17 SDGs yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Berbeda dengan pemeringkatan akademik pada umumnya, THE Impact Rankings menitikberatkan penilaian pada dampak dan kontribusi nyata institusi pendidikan tinggi melalui aspek pendidikan, penelitian, tata kelola, kemitraan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Pada tahun 2026, sebanyak 1.646 universitas dari 116 negara berpartisipasi dalam pemeringkatan ini. Hasil yang diumumkan menunjukkan sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat global melalui berbagai program dan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Wakil Rektor III Umri Wahyi Busyro, PhD., menyampaikan apresiasi atas capaian PTMA dalam pemeringkatan internasional tersebut. Semoga Umri bisa menyusul capaian THE SDGs Ranking ini. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah mampu menghadirkan kontribusi yang relevan terhadap berbagai isu strategis global.
“Capaian PTMA dalam THE Impact Rankings 2026 menunjukkan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penelitian, pengabdian, dan berbagai program pembangunan berkelanjutan. Ini menjadi motivasi bagi Umri untuk terus memperkuat implementasi SDGs dalam seluruh aktivitas Catur Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Fahmi Salsabila menilai bahwa pengakuan internasional yang diraih PTMA mencerminkan keselarasan nilai-nilai Muhammadiyah dengan agenda pembangunan global yang berorientasi pada kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap berbagai isu keberlanjutan melalui pendidikan, penelitian, serta komunikasi yang efektif dan berdampak. Oleh karena itu, sinergi antara dunia akademik dan masyarakat perlu terus diperkuat agar tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai secara optimal.
Partisipasi aktif PTMA dalam THE Impact Rankings menjadi indikator penting bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan solusi atas berbagai tantangan global. Melalui integrasi nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dengan pelaksanaan Catur Dharma perguruan tinggi, PTMA semakin meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan peradaban dunia.
Umri terus berkomitmen untuk mengembangkan program akademik, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pencapaian SDGs. Komitmen tersebut sejalan dengan visi Umri untuk menjadi universitas unggul, berkemajuan, dan berdaya saing global yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.